OJK Sebut 15 Perusahaan Pinjol Belum Memenuhi Modal Disetor Rp 25 Miliar

Kompas.com - 13/09/2022, 21:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengatur besaran modal awal fintech peer to peer lending (pinjaman online/pinjol) dalam Peraturan OJK Nomor 10 Tahun 2022.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB OJK Moch Ihsanuddin mengatakan, sampai saat ini dari 102 perusahaan pinjol yang terdaftar di OJK, masih ada 15 perusahaan yang belum memenuhi aturan modal awal ini.

"Data terakhir ada 15 perusahaan peer to peer di bawah (modal awal) itu," ujarnya saat konferensi pers, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Jangan Tergiur Pinjol, Pilih Kredit UMi untuk Modal Usaha

Lantaran 15 perusahaan ini belum memenuhi modal awal, maka OJK belum akan memberikan sanksi kepada kelimabelas perusahaan tersebut.

Pasalnya, berdasarkan aturan yang berlaku, kewajiban pemenuhan modal awal ini masa transisinya 1 tahun sejak aturan diterbitkan. Artinya, OJK masih memberikan waktu kepada 15 perusahaan tersebut untuk memenuhi kewajiban modalnya hingga tahun depan.

"Kita akan supervisory action ya. Kita suruh tambah modal. Mau nggak mau kan mereka harus nambah modal," jelasnya.

Dikutip dari POJK Nomor 10 Tahun 2022, penyelenggara pinjol harus memiliki modal disetor paling sedikit Rp 25 miliar pada saat pendirian.

Baca juga: Bank Digital Dipercaya Mampu Perangi Pinjol Ilegal, Ini Sebabnya

Adapun modal ini harus disetor secara tunai, penuh, dan ditempatkan dalam bentuk deposito berjangka atas nama penyelenggara pada bank umum maupun bank syariah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, bagi perusahaan pinjol yang baru terdaftar, wajib memenuhi modal disetor sebesar Rp 25 miliar.

Sementara, bagi perusahaan pinjol yang sudah lama terdaftar, dapat memenuhi modal disetor melalui tiga tahapan selama tiga tahun, yaitu tahun pertama sebesar Rp 2,5 miliar, tahun kedua sebesar Rp 7,5 miliar, dan tahun ketiga Rp 12,5 miliar.

"Kita dengan POJK Nomor 10 Tahun 2022, itu aturannya sangat sempurna sudah diperbaiki. Di mana modal itu mesti ditingkatkan dari Rp 2,5 miliar dalam 3 tahun harus menjadi Rp 12,5 miliar. Sementara kalau yang izin baru itu akan dinaikan menjadi Rp 25 miliar," ucap Ogi.

Baca juga: Cek Daftar Pinjol Ilegal dan Legal yang Dirilis OJK per Agustus 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kode Transfer BNI dan Bank Lainnya untuk Transaksi di ATM

Kode Transfer BNI dan Bank Lainnya untuk Transaksi di ATM

Whats New
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI, EDC, BRImo, dan Internet Banking

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI, EDC, BRImo, dan Internet Banking

Spend Smart
Perluas Segmen Nasabah Jadi Strategi BTPN Hadapi Potensi Resesi di 2023

Perluas Segmen Nasabah Jadi Strategi BTPN Hadapi Potensi Resesi di 2023

Whats New
RI-Sri Lanka Perkuat Kerja Sama Maritim dan Ekonomi Biru

RI-Sri Lanka Perkuat Kerja Sama Maritim dan Ekonomi Biru

Whats New
Pengusaha Minta Aturan Baru UMP Dibatalkan demi Cegah PHK

Pengusaha Minta Aturan Baru UMP Dibatalkan demi Cegah PHK

Whats New
Gandeng BenihBaik.com, Sido Muncul Sumbang Rp 300 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Gandeng BenihBaik.com, Sido Muncul Sumbang Rp 300 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

BrandzView
Yakin RI Tak Resesi, Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Yakin RI Tak Resesi, Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Whats New
Direktur Operasi II Waskita Terjerat Korupsi, Stafsus Erick Thohir: Komitmen Bersih-bersih BUMN

Direktur Operasi II Waskita Terjerat Korupsi, Stafsus Erick Thohir: Komitmen Bersih-bersih BUMN

Whats New
Apa Itu Asuransi Jiwa Kredit SmartProtection Purna Bank Mantap dan Kegunaannya?

Apa Itu Asuransi Jiwa Kredit SmartProtection Purna Bank Mantap dan Kegunaannya?

Whats New
Lowongan Kerja Astra Honda Motor untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Astra Honda Motor untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Masih Dikaji, BI Bocorkan Cara Masyarakat Mendapatkan Rupiah Digital

Masih Dikaji, BI Bocorkan Cara Masyarakat Mendapatkan Rupiah Digital

Whats New
Penumpang Kereta Cepat Tujuan Bandung 'Dioper' di Padalarang

Penumpang Kereta Cepat Tujuan Bandung "Dioper" di Padalarang

Whats New
Jual Aset, Rugi HERO Menyusut Signifikan

Jual Aset, Rugi HERO Menyusut Signifikan

Whats New
Soal PHK, Kemenperin Berharap Pabrik Aqua Danone di Solok Kembali Beroperasi Normal

Soal PHK, Kemenperin Berharap Pabrik Aqua Danone di Solok Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Gandeng Perguruan Tinggi, IDSurvey Dorong Pengembangan Industri Migas

Gandeng Perguruan Tinggi, IDSurvey Dorong Pengembangan Industri Migas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.