Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BPS: Neraca Dagang RI Surplus 5,76 Miliar Dollar AS pada Agustus 2022

Kompas.com - 15/09/2022, 12:16 WIB
Yohana Artha Uly,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar 5,76 miliar dollar AS pada Agustus 2022. Kinerja itu sekaligus menjadi bulan ke-28 secara terus-menerus Indonesia mengalami surplus neraca dagang.

Bila dibandingkan dengan tahun lalu (year on year/yoy), capaian surplus neraca dagang Agustus 2022 lebih tinggi dari Agustus 2021 yang sebesar 4,76 miliar dollar AS.

Begitu pula bila dibandingkan dengan Juli 2022 (month to month/mtm) yang surplus sebesar 4,22 miliar dollar AS, capaian sepanjang bulan lalu tetap lebih tinggi.

Baca juga: BPS: hingga Juli 2022, Neraca Dagang RI Surplus 27 Bulan Berturut-turut

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menjelaskan, surplus neraca perdagangan sepanjang Agustus 2022 terjadi lantaran nilai ekspor lebih tinggi ketimbang impor.

Tercatat ekspor Indonesia pada Agustus 2022 sebesar 27,91 miliar dollar AS, sementara impor mencapai 22,15 miliar dollar AS.

"Pada Agustus 2022 ini neraca dagang mencatatkan surplus 5,76 miliar dollar AS, sudah selama 28 bulan berturut-turut (mengalami surplus) sejak Mei 2020," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (15/9/2022).

Ia mengatakan, laju ekspor yang meningkat 9,17 persen secara bulanan (mtm) dan 30,15 persen secara tahunan (yoy), sangat mempengaruhi kinerja neraca perdagangan. Penyumbang ekspor terbesar dari komoditas nonmigas yakni lemak dan minyak hewan/nabati, besi dan baja, serta mesin dan perlengkapan elektronik.

Baca juga: Neraca Dagang RI Surplus Selama 24 Bulan, Kontribusi Ekspor Kawasan Berikat dan KITE Capai 40 Persen


Sementara, laju impor pada Agustus 2021 tercatat hanya meningkat 3,77 persen secara bulanan (mtm) dan secara tahunan (yoy) meningkat sebesar 32,81 persen. Impor komoditas non-migas terbesar yakni mesin dan peralatan mekanis, mesin dan perlengkapan elektronik, serta bahan bakar mineral.

Adapun secara kumulatif atau periode Januari-Agustus 2022, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus 34,92 miliar dollar AS. Realisasi ini meningkat signifikan dari periode Januari-Agustus 2021 yang surplus 20,71 miliar dollar AS.

Baca juga: Gara-gara Perang, Neraca Dagang RI dengan Rusia-Ukraina Defisit hingga Maret 2022

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 20 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 20 Juni 2024

Spend Smart
Bengkak 41 Persen, Kerugian Indofarma Capai Rp 605 Miliar di 2023

Bengkak 41 Persen, Kerugian Indofarma Capai Rp 605 Miliar di 2023

Whats New
Harga Emas Terbaru 20 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 20 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Dorong Peluang Investasi Sektor Penerbangan, DPR Setujui Ratifikasi Protokol AFAS Ke-12

Dorong Peluang Investasi Sektor Penerbangan, DPR Setujui Ratifikasi Protokol AFAS Ke-12

Whats New
Mampukah IHSG Menguat Hari Ini? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Menguat Hari Ini? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Harga Bahan Pokok Kamis 20 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Harga Bahan Pokok Kamis 20 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Whats New
Kiat Superbank Jaga Kualitas Kredit Tetap Sehat

Kiat Superbank Jaga Kualitas Kredit Tetap Sehat

Whats New
Erajaya Bakal Bagikan Dividen ke Pemegang Saham, Sekian Besarannya

Erajaya Bakal Bagikan Dividen ke Pemegang Saham, Sekian Besarannya

Whats New
Jelang Pemilu, Inflasi Inggris Berhasil Turun ke Target 2 Persen

Jelang Pemilu, Inflasi Inggris Berhasil Turun ke Target 2 Persen

Whats New
Lebih Efisien, Ini Manfaat Aplikasi Kasir Accurate POS untuk Operasional Bisnis Modern

Lebih Efisien, Ini Manfaat Aplikasi Kasir Accurate POS untuk Operasional Bisnis Modern

Smartpreneur
OJK Sebut Kredit Produktif Korporasi Melesat, Ini Penyebabnya

OJK Sebut Kredit Produktif Korporasi Melesat, Ini Penyebabnya

Whats New
Tingkat Pengangguran di AS Terus Meningkat, Indikator Menuju Resesi?

Tingkat Pengangguran di AS Terus Meningkat, Indikator Menuju Resesi?

Whats New
Serba Salah Kelas Menengah

Serba Salah Kelas Menengah

Whats New
Dibayangi Pelemahan Rupiah dan 'Capital Outflow', Ekonomi RI Diprediksi Stagnan

Dibayangi Pelemahan Rupiah dan "Capital Outflow", Ekonomi RI Diprediksi Stagnan

Whats New
[POPULER MONEY] Pada 2027, Orang Tak Bisa Asal Beli Elpiji 3 Kg | 20 Persen Karyawan di Dunia Alami Kesepian

[POPULER MONEY] Pada 2027, Orang Tak Bisa Asal Beli Elpiji 3 Kg | 20 Persen Karyawan di Dunia Alami Kesepian

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com