Pengendara Komplain Bayar Tarif Tol Lebih Mahal, JTD Jaya Pratama Akui Ada Kesalahan Sistem

Kompas.com - 20/09/2022, 15:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT JTD Jaya Pratama mengkonfirmasi adanya kesalahan dalam penentuan golongan tarif kendaraan yang melewati Gerbang Tol (GT) Kelapa Gading.

Kejadian ini sempat terekam dalam video yang beredar di WhatsApp Grup. Dalam video itu, seorang pengendara mobil komplain ke petugas jalan tol lantaran tarif yang dibayar lebih mahal dari tarif yang seharusnya.

Pengendara yang merekam kejadian ini menunjukkan struk pembayaran tol miliknya kepada petugas yang mengenakan seragam JTD Jaya Pratama.

Baca juga: Tiga Kota Ini Mulai Uji Coba Kompor Listrik 1.000 Watt

Dalam struk tersebut tertera tarif yang dibayar sebesar Rp 28.000. Tarif sebesar itu seharusnya untuk kendaraan Golongan II. Sedangkan pengendara mengaku kendaraan yang ditumpanginya masuk ke dalam Golongan I sehingga seharusnya hanya membayar tarif tol sebesar Rp 19.000.

"Karena ini sistemnya kurang baik," kata petugas JTD menjelaskan kepada pengendara saat dikomplain.

"Kurang baik apa rusak pak? Bukan kurang baik, itu namanya rusak pak. Kalau (tarif) dari 19.000 naik ke 28.000 itu rusak," ujar pengendara meminta kejelasan.

"Sekarang gini, itu gak (memberikan solusi). Sekarang kembalikan dari Rp 28.000 ke Rp 19.000 untuk Golongan I," tambahnya.

Baca juga: Kementerian PUPR: Tol Cibitung-Cilincing Kembangkan Rest Area Jadi Transit Hub


"Sebentar saya jelaskan dulu, kalau bapak salah golongan saya akan kembalikan (selisih pembayarannya)," balas petugas JTD.

"Bukan salah golongan, ini mobil saya Avanza. Ya kembalikan, karena sudah dirugikan mobil yang sebelumnya. Mobil yang sebelumnya dia gak mau protes karena mereka buru-buru, kejar waktu," ungkap pengendara.

Dikutip dari keterangan resmi dari PT JTD Jaya Pratama yang diterima Kompas.com, manajemen JTD mengakui adanya kesalahan sistem pada mesin transaksi di GT Kelapa Gading.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Perpres 112/2022 Ditargetkan Dorong Investasi Hijau

Selain Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Perpres 112/2022 Ditargetkan Dorong Investasi Hijau

Whats New
Meningkat Selama 3 Tahun, Indeks Literasi Ekonomi Syariah Indonesia 2022 Sebesar 23,3 Persen

Meningkat Selama 3 Tahun, Indeks Literasi Ekonomi Syariah Indonesia 2022 Sebesar 23,3 Persen

Whats New
Info Biaya Balik Nama Motor, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Info Biaya Balik Nama Motor, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Produsen Alkes OneMed Lepas Saham Ke Publik, Target Himpun Dana IPO Rp 1,2 Triliun

Produsen Alkes OneMed Lepas Saham Ke Publik, Target Himpun Dana IPO Rp 1,2 Triliun

Whats New
Ekspor Produk Halal Indonesia Masih Mini, Ini Penyebabnya Menurut KNEKS

Ekspor Produk Halal Indonesia Masih Mini, Ini Penyebabnya Menurut KNEKS

Whats New
Mayoritas Indeks Sektoral Melemah, IHSG Parkir di Zona Merah

Mayoritas Indeks Sektoral Melemah, IHSG Parkir di Zona Merah

Whats New
Cara Transfer BI Fast di Aplikasi Livin' Bank Mandiri

Cara Transfer BI Fast di Aplikasi Livin' Bank Mandiri

Whats New
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 130,8 Miliar Dollar AS

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 130,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Ekonomi Digital Dorong E-commerce, tapi Jangan Sampai Banjir Produk Impor

Ekonomi Digital Dorong E-commerce, tapi Jangan Sampai Banjir Produk Impor

Whats New
Memperkokoh Independensi Bank Sentral

Memperkokoh Independensi Bank Sentral

Whats New
Terpapar Sinyal Hawkish The Fed, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Terpapar Sinyal Hawkish The Fed, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Whats New
Fakta Banjir Tol BSD Km 8, gara-gara Sungai Menyempit hingga Ditargetkan Bebas dari Banjir 2023

Fakta Banjir Tol BSD Km 8, gara-gara Sungai Menyempit hingga Ditargetkan Bebas dari Banjir 2023

Whats New
Menaker Ida: Instruktur Merupakan Modalitas Lahirkan Calon Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar

Menaker Ida: Instruktur Merupakan Modalitas Lahirkan Calon Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar

Whats New
Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Spend Smart
Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.