Pemerintah Anggarkan Rp 392 Triliun untuk Proyek Infrastruktur 2023

Kompas.com - 20/09/2022, 16:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menganggarkan Rp 392,02 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun depan mulai dari jalan, pipa gas, hingga bandara. Adapun alokasi anggaran itu tertuang dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Negara (RAPBN) 2023.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan, anggaran tersebut mencakup kebutuhan belanja pemerintah pusat sebesar Rp 213,4 triliun, transfer ke daerah (TKD) Rp 93 triliun, dan pembiayaan sebesar Rp 85,7 triliun.

"Infrastruktur tetap menjadi salah satu bidang prioritas dan ini akan mendapatkan bagian anggaran Rp 392,02 triliun. Beberapa kementerian akan menjalankan kegiatan dengan anggaran di bidang infrastruktur ini," ungkapnya dalam rapat panja belanja antara pemerintah dengan Badan Anggaran DPR RI, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Mayoritas Saham Terkoreksi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Secara rinci, pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dilakukan pembangunan 489,09 kilometer (km) jalan baru dan 49 km jalan bebas hambatan. Lalu membangun 10.372 meter jembatan baru, 3.511 unit rumah susun baru, dan 3.361 unit rumah khusus baru.

Kemudian pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan kapasitas 1.799 liter per detik. Lalu ada pembangunan 23 unit bendungan yang 13 di antaranya akan diselesaikan tahun depan, dan pembangunan baru sebanyak 7 unit bendungan.

"Kemudian ada pembangunan dan rehabilitasi masing-masing sebesar 6.900 hektar dan 98.700 hektar jaringan irigasi," kata Isa.

Baca juga: KaryaKarsa Kembangkan Kakoin sebagai Metode Pembayaran Digital


Sementara pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan dilakukan pembangunan 6.724 km jalur kereta, 6 bandara baru, dan 8 pelabuhan penyeberangan baru.

Di Kementerian ESDM anggaran akan digunakan untuk mendistribusikan konverter kit BBM ke BBG kepada petani dan nelayan sebanyak 43.560 unit. Lalu melanjutkan pembangunan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang tahap I yaitu ruas Semarang-Batang dengan panjang 62,4 km dan akan disusul tahap II.

"Serta untuk pembangunan PLTS rooftop sebanyak 144 unit," ucapnya.

Baca juga: Tingkatkan Literasi dan Inklusi Ekonomi Syariah, ALAMI Luncurkan Fajr Academy

Selanjutnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika anggaran tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan digital, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.