Kompas.com - 21/09/2022, 13:03 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu perusahaan logistik di Tanah Air yaitu PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) belum berencana menaikkan harga tarif pengiriman atau ongkos kirim (ongkir) meskipun Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sudah naik.

Direktur Utama TIKI Yulina Hastuti mengatakan, pihaknya belum berencana menaikkan tarif lantaran masih ingin berfokus pada pertumbuhan organik.

"Untuk di TIKI pada saat ini belum ada rencana untuk menaikkan harga atau perubahan tarif. Jadi kami masih berfokus pada pertumbuhan organik," ujarnya saat wawancara eksklusif secara virtual, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Sektor Energi Anjlok, IHSG Parkir di Zona Merah

Walau demikian, lanjut dia, perusahaan tetap masih melakukan evaluasi akan dampak dari kenaikan BBM terhadap biaya operasional. Jika memang nantinya perusahaan harus menaikan tarif, mau tak mau TIKI akan ikut menaikan tarifnya.

"Tapi yang pasti sejauh ini belum ada rencana untuk menaikkan tarif. Kami akan mengupayakan langkah-langkah dengan mengelola operasional kami dengan lebih efisien. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi digital," jelas dia.

Lebih lanjut dia membeberkan, selama berdiri 52 tahun untuk melayani jasa pengiriman ke masyarakat, pihaknya memiliki berbagai strategi yang akan terus dilakukan seiring banyaknya pemain logistik yang bermunculan.

Baca juga: Tinjau Tol Japek II Selatan, Menteri PUPR Minta Segmen Sadang-Kutanagara Tuntas Desember 2022


Strategi itu di antaranya, TIKI memfokuskan pada 3 area layanan yaitu operational excellences (kecepatan, keamanan dan real-time tracking), customer intimacy (kemudahan transaksi mulai dari proses booking, penjemputan barang hingga pilihan pembayaran) dan product leadership (inovasi layanan berbasis teknologi).

"Kami selalu berusaha menjaga komitmen dan kualitas pelayanan kepada para pelanggan setia kami. Dari sisi tarif, kami juga sangat kompetitif. Contohnya saja, layanan terbaru kami yaitu Tiki Putar, yang merupakan layanan instant courier courier dengan jaminan waktu pengantaran hingga 3 jam, kami memberikan tarifnya sangat kompetitif," jelas dia.

Dia menambahkan, jika selama ini di pasaran layanan instant courier dikenakan tarif berdasarkan jarak antaran atau kilometer, TIKI tidak memberlakukan sistem tarif demikian.

"Tarif Tiki Putar kami flat yaitu Rp 15.000 per 2 kilogram," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Bagi-bagi Paket Kompor Listrik Gratis Seharga Rp 1,8 Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meningkat Selama 3 Tahun, Indeks Literasi Ekonomi Syariah Indonesia 2022 Sebesar 23,3 Persen

Meningkat Selama 3 Tahun, Indeks Literasi Ekonomi Syariah Indonesia 2022 Sebesar 23,3 Persen

Whats New
Info Biaya Balik Nama Motor, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Info Biaya Balik Nama Motor, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Produsen Alkes OneMed Lepas Saham Ke Publik, Target Himpun Dana IPO Rp 1,2 Triliun

Produsen Alkes OneMed Lepas Saham Ke Publik, Target Himpun Dana IPO Rp 1,2 Triliun

Whats New
Ekspor Produk Halal Indonesia Masih Mini, Ini Penyebabnya Menurut KNEKS

Ekspor Produk Halal Indonesia Masih Mini, Ini Penyebabnya Menurut KNEKS

Whats New
Mayoritas Indeks Sektoral Melemah, IHSG Parkir di Zona Merah

Mayoritas Indeks Sektoral Melemah, IHSG Parkir di Zona Merah

Whats New
Cara Transfer BI Fast di Aplikasi Livin' Bank Mandiri

Cara Transfer BI Fast di Aplikasi Livin' Bank Mandiri

Whats New
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 130,8 Miliar Dollar AS

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 130,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Ekonomi Digital Dorong E-commerce, tapi Jangan Sampai Banjir Produk Impor

Ekonomi Digital Dorong E-commerce, tapi Jangan Sampai Banjir Produk Impor

Whats New
Memperkokoh Independensi Bank Sentral

Memperkokoh Independensi Bank Sentral

Whats New
Terpapar Sinyal Hawkish The Fed, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Terpapar Sinyal Hawkish The Fed, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Whats New
Fakta Banjir Tol BSD Km 8, gara-gara Sungai Menyempit hingga Ditargetkan Bebas dari Banjir 2023

Fakta Banjir Tol BSD Km 8, gara-gara Sungai Menyempit hingga Ditargetkan Bebas dari Banjir 2023

Whats New
Menaker Ida: Instruktur Merupakan Modalitas Lahirkan Calon Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar

Menaker Ida: Instruktur Merupakan Modalitas Lahirkan Calon Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar

Whats New
Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Spend Smart
Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Whats New
Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.