Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BNI Siap Bantu Tursinih yang Tak Bisa Cairkan Bansos gara-gara Tanda Titik di KTP

Kompas.com - 22/09/2022, 10:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah menugaskan kantor cabang BNI di Indramayu untuk membantu penerima bantuan sosial (bansos) yang tidak bisa mencairkan dana bansos karena terdapat tanda titik di bagian nama pada KTP dan Kartu Keluarga milik penerima.

Penerima bansos, Tursinih (62), tidak dapat menggunakan kartu bansos yang berupa kartu debit BNI untuk mencairkan dananya. Padahal bansos ini sudah diterima sejak 21 Mei 2021.

Tursinih mengaku keluarganya telah menghubungi pihak BNI via telepon. Namun menurut pegawai Bank BNI yang dihubungi, bank tidak bisa meneruskan proses transaksi jika ada tanda baca titik di kartu ATM Tursinih. Sebab, komputer server bank tidak bisa membaca tanda titik di nama Tursinih.

Baca juga: Penerima Bansos di Indramayu Tidak Bisa Mencairkan Dana, Ini Kata Bos BNI

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo Budiprabowo mengatakan, berdasarkan penelusuran BNI, kejadian ini memang terjadi di Indramayu. Namun, bukan terjadi di kantor cabang BNI melainkan di e-Warong agen46 atau laku pandai BNI.

Oleh karenanya, pihak BNI tidak pernah menyarankan penerima bansos tersebut untuk menyelesaikan masalahnya dengan menghilangkan tanda titik di KTP melalui Dukcapil Pusat. Kendati demikian, BNI berkomitmen untuk segera membantu menyelesaikan kasus tersebut.

"Saat ini Kantor Cabang BNI Indramayu tengah mengupayakan untuk membantu langsung transaksi di E-Warong dari penerima bansos dimaksud," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (21/9/2022) malam.

Dia mengaku, selama ini BNI tidak pernah mendapati laporan kejadian yang serupa. Namun, dia mengimbau kepada penerima bansos lain apabila terjadi permasalahan serupa agar langsung mendatangi kantor cabang BNI terdekat atau menghubungi BNI Call 1500046.

"Selama penyaluran Bansos, kami tidak pernah menemukan masalah seperti kejadian ini pada sistem kami. Ketersaluran dana Bansos sampai ke penerima manfaat juga menjadi perhatian utama kami, khususnya dalam membantu pemerintah demi meringankan beban masyarakat di masa pemulihan ekonomi tahun ini," jelasnya.

Dalam menyalurkan bansos agar dapat diterima dnegan baik oleh penerima manfaat, BNI selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten atau Kota, Dinas Sosial, Satuan Tugas COVID, Aparat Keamanan, hingga Pendamping Bansos.

Pasalnya, BNI berkomitmen untuk menyalurkan bantuan sosial atau Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan bansos program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) agar diterima dengan baik oleh Keluarga Penerima Manfaat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peserta Lolos PPPK Guru Wajib Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya

Peserta Lolos PPPK Guru Wajib Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya

Whats New
Kondisi Food Estate di Kalteng, Periset BRIN: Mengubah Lahan Rawa Jadi Produktif Tidak Mudah

Kondisi Food Estate di Kalteng, Periset BRIN: Mengubah Lahan Rawa Jadi Produktif Tidak Mudah

Rilis
Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Pinjol Ilegal pada Januari 2023

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Pinjol Ilegal pada Januari 2023

Whats New
Usai Impor, Bulog Ditugaskan Serap 2,4 Juta Ton Beras di 2023

Usai Impor, Bulog Ditugaskan Serap 2,4 Juta Ton Beras di 2023

Whats New
Kinerja IHSG Januari 2023 Negatif, BEI: Banyak Investor yang Ambil Untung

Kinerja IHSG Januari 2023 Negatif, BEI: Banyak Investor yang Ambil Untung

Whats New
Satgas Waspada Investasi Temukan 10 Investasi Ilegal , dari Kripto sampai Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Satgas Waspada Investasi Temukan 10 Investasi Ilegal , dari Kripto sampai Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Whats New
Erick Thohir Ungkap Rencana Pemerintah Pangkas Jumlah Bandara Internasional Jadi Tinggal 15

Erick Thohir Ungkap Rencana Pemerintah Pangkas Jumlah Bandara Internasional Jadi Tinggal 15

Whats New
Bahlil ke Investor: IKN Ini Barang Bagus, Ibarat Wanita Kampung yang Cantik Belum Dipoles

Bahlil ke Investor: IKN Ini Barang Bagus, Ibarat Wanita Kampung yang Cantik Belum Dipoles

Whats New
Bulog: Lebih dari 300.000 Ton Beras Impor Sudah Masuk RI, Sisanya Masih di Lautan

Bulog: Lebih dari 300.000 Ton Beras Impor Sudah Masuk RI, Sisanya Masih di Lautan

Whats New
Pastikan Ketersediaan BBM bagi Nelayan, Menteri KKP Gandeng Erick Thohir

Pastikan Ketersediaan BBM bagi Nelayan, Menteri KKP Gandeng Erick Thohir

Whats New
Lelang SUN Diserbu Investor, Penawaran Capai Rp 67 Triliun

Lelang SUN Diserbu Investor, Penawaran Capai Rp 67 Triliun

Whats New
2 Cara Cek Pengumuman Seleksi PPPK Guru 2022

2 Cara Cek Pengumuman Seleksi PPPK Guru 2022

Whats New
Daftar Harga Beras Hari Ini di Jakarta

Daftar Harga Beras Hari Ini di Jakarta

Whats New
Gara-gara Serangan 'Hacker', Sistem Ditjen Minerba Terkendala

Gara-gara Serangan "Hacker", Sistem Ditjen Minerba Terkendala

Whats New
Di Antara Harapan dan Kecemasan Tahun 2023

Di Antara Harapan dan Kecemasan Tahun 2023

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+