Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Kompas.com - 25/09/2022, 21:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemerataan distribusi pangan menjadi faktor yang menentukan stabilitas pangan tetap terjaga.

“Distribusi pangan yang merata dan terjangkau ke seluruh wilayah itu sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan, karena dampaknya tentu ke harga pangan. Bapak Presiden menekankan bahwa distribusi pangan ini harus kita jaga betul-betul,” ungkap Arief seusai mengikuti pelepasan minyak goreng “Minyakita" bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, seperti yang dikutip Kompas.com lewat siaran resminya, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Badan Pangan Nasional Dorong Pemda Fokus Kendalikan Inflasi Pangan

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, pihaknya akan terus mengakselerasi pendistribusian Minyakkita sehingga masyarakat dapat mengakses minyak goreng tersebut dengan harga sesuai Harga Eceren Tertinggi (HET).

“Kemendag mengakselerasi pendistribusian Minyakita ke wilayah Indonesia bagian timur dengan memanfaatkan program Gerai Maritim Kemendag yang bersinergi dengan pemanfaatan tol laut ke daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan (3TP),” jelas Zulkifli Hasan.

Mendag Zulhas juga mengungkapkan tata kelola pangan yang baik akan memberikan dampak yang positif baik bagi produsen/petani, pedagang, maupun masyarakat sebagai konsumen,

Baca juga: Atasi Krisis Pangan, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 95 Triliun pada 2023

"Pangan ini memang harus dikelola bersama, diatur dan dikoordinir oleh Badan Pangan Nasional sehingga harga itu stabil, karena ini ditata sedemikian rupa agar pangan tersedia secara cukup dan merata, dan harganya stabil," ujar Mendag Zulhas.

Sebagai informasi, sebelumnya telah didistribusikan minyak goreng curah di bulan Mei 2022 sebanyak 300 ton dari Sumatera Utara ke Kupang NTT. Selanjutnya, di bulan Agustus 2022 sebanyak 40 kontainer atau 669,6 ton atau setara 744.000 liter Minyakita didistribusikan dari Pelabuhan Tanjung Priok ke wilayah timur Indonesia yaitu Kupang, Timika dan Marauke.

Kemudian pada Sabtu (24/09/2022) dilakukan pelepasan pengiriman sebanyak 607 ton Minyakita secara bertahap dari Tanjung Perak ke Provinsi Maluku Utara melalui 2 (dua) trayek Tol Laut yaitu Trayek 10 dengan menggunakan KM Logistik Nusantara 5 sebanyak 36 kontainer atau 607 ton atau setara sekitar 674.400 liter dan direncanakan Trayek 15 dengan menggunakan KM Logistik Nusantara 3, dengan PT. Pelni (Persero) sebagai operator.

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga Cabai dan Bawang Merah, Ini Langkah Badan Pangan Nasional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.