Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KawanCicil Fasilitasi Kredit Sindikasi dengan 12 BPR

Kompas.com - 26/09/2022, 14:18 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Patform peer to peer lending KawanCicil meresmikan program kredit sindikasi yang menghubungkan PT Runinco Bumi Lestari (RBL) dengan 12 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jawa Timur.

Kerja sama ini diharapkan dapat membantu pembiayaan dalam bentuk investasi guna untuk pembelian alat berat.

Chief Executive Officer (CEO) KawanCicil Deddy A. Sagala mengatakan, program kredit sindikasi ini guna memaksimalkan penyaluran pembiayaan modal kerja kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan potensi alur rantai pasok bisnis mereka.

Baca juga: Duduk Perkara Esteh Indonesia Somasi Konsumen Usai Kritik Produk Minumannya

"KawanCicil ingin terus mengoptimalkan penyaluran kredit di Indonesia dengan turut menghadirkan program kredit sindikasi. Hal ini menjadi langkah bagi kami untuk dapat menumbuhkan angka inklusi keuangan guna meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/8/2022).

Menurutnya, program kredit sindikasi ini menunjukkan bukti komitmen KawanCicil dalam menghadirkan kemudahan akses keuangan hingga pelosok daerah di seluruh Indonesia.

Adapun bahwa kerjasama ini melibatkan 3 pihak yakni KawanCicil sebagai Arranger, BPR Bank Jombang Perseroda sebagai koordinator kredit sindikasi dengan 12 Bank Perkreditan Rakyat, dan PT Runinco Bumi Lestari sebagai debiturnya.

Direktur Utama PT Runinco Bumi Lestari, Nofrina mengatakan, program kredit sindikasi ini memberikan total pembiayaan sebesar Rp 28 miliar, dengan pencairan batch 1 sebesar Rp 14 miliar.

"Platform KawanCicil ini memberikan akses kemudahan bagi kami sebagai modal investasi guna

pembelian alat berat yang kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan proyek bersama dengan sejumlah mitra yang kami miliki,” kata Nofrina.

Nofrina mengaku, kolaborasi kredit sindikasi dari KawanCicil ini menjadi jembatan dan solusi bisnis secara digital bagi RBL, guna mendukung jalannya proyek usaha dan bisnis Runinco Bumi Lestari kepada sejumlah mitra, salah satunya adalah PT

Macmahon Mining Services yang saat ini memiliki proyek Equipment Hiring Service di lokasi pertambangan kota Bima, Sumbawa timur.

Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Naik, Bank Mandiri Bersiap Kerek Bunga Kredit

Direktur Utama BPR Jombang Afandi Nugroho menambahkan, kolaborasi ini menjadi kerja sama yang baik sehingga ke depannya 12 BPR di daerah Jawa Timur dapat memiliki minim kendala dalam melakukan distribusi kredit sindikasi ini.

"Kami berharap melalui program ini, bersama kita dapat kuat, berkembang dan tumbuh menjadi BPR yang sehat serta dapat diperhitungkan pencaturannya di Perbankan Indonesia," ucap Afandi.

Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi melibatkan 12 BPR, yaitu BPR Bank Jombang Perseroda, BPR Delta Artha Perseroda, BPR Majatama, BPR Surya Artha Utama, BPR Anjuk Ladang Perseroda, BPR Tulungagung Perseroda, BPR Cipatujah Jabar Perseroda, BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang, Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun, BPR Bank Daerah Kabupaten Kediri, BPR Bank Daerah Bojonegoro, dan BPR Kota Pasuruan.

Sebagai informasi, kerja sama kredit sindikasi hingga Semester I 2022 tercatat sebesar 4,683 miliar dollar AS, berdasarkan data Bloomberg League Table Reports. Angka ini turun 56,05 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski mengalami penurunan, sektor industri dan energi mendominasi penyaluran kredit sindikasi, dengan realisasi sebesar 1,79 miliar dollar AS atau sekitar 20,45 persen dari total kredit ke sektor energi dan senilai 1,55 miliar dollar AS atau sekitar 25,47 persen dari total keseluruhan kredit sindikasi pada sektor industri.

"Dari data tersebut, kami yang telah berizin Otoritas Jasa Keuangan dan memiliki pondasi yang kuat, serta memiliki akses permintaan pinjaman yang cepat dan mudah. Dengan menjadi salah satu player peer to peer lending yang berkembang dengan pesat, kami yakin bahwa program kredit sindikasi ini menjadi langkah yang baik bagi kami dapat mewujudkan peningkatan inklusi keuangan di daerah, khususnya Jawa Timur. Kami berharap kerjasama ini dapat menjadi kerjasama yang berkelanjutan, tidak hanya di Jawa Timur namun dapat berkembang ke daerah lain di seluruh Indonesia," tukas Deddy.

Baca juga: IHSG Parkir di Zona Merah, Saham Energi Rontok

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com