Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Kompas.com - 27/09/2022, 10:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thoir didampingi Direktur Utama Pertamina, Direktur Utama Bio Farma, Direktur Utama Pupuk Indonesia, dan CEO MDI Ventures meluncurkan 3 inisiatif pendanaan startup baru dari BUMN Group, yakni Agri Fund (melalui Pupuk Indonesia), Bio- health Fund (melalui Bio Farma), dan Energy Fund (melalui Pertamina NRE).

Ketiga inisiatif baru ini dipilih sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. BUMN berupaya melakukan inovasi dan transformasi dalam menjawab tantangan global untuk mencapai ketahanan pangan, kesehatan, dan energi.

“Inisiatif strategis Kementerian BUMN akan berfokus pada 5 prioritas utama, melalui program investasi dan partnership untuk startup Indonesia agar dapat mengoptimalkan nilai dan ekosistem digital yang sehat,” kata Erick di ICE-BSD, Senin (27/9/2022).

Baca juga: Erick Thohir: Modal Ventura BUMN Sudah Danai 336 Startup

Erick mengatakan, Pupuk Indonesia sebagai salah satu perusahaan pupuk dan petrokimia terbesar di Asia melalui Agri Fund berupaya meningkatkan kesejahteraan petani, mendukung program ketahanan pangan, dan ekspansi bisnis pangan Indonesia.

Adapun Bio Farma sebagai holding BUMN Farmasi terbesar di Indonesia meluncurkan Bio-health Fund untuk ketahanan kesehatan guna meningkatkan kapabilitas Bio Farma dalam hal inovasi produk life science dan healthcare.

Sebagai subholding Pertamina dalam menjalankan amanah transisi energi, Pertamina NRE membentuk Energy Fund guna mendukung ketahanan energi untuk investasi pada perusahaan rintisan di bidang teknologi dan inovasi sektor energi baru terbarukan.

Sementara itu, MDI ventures merupakan corporate venture capital milik Telkom Indonesia yang telah dipercaya dalam mengelola multistage fund, dengan total dana kelolaan sebesar 830 juta dollar AS. Bentuk sinergi strategis antara BUMN dan MDI akan berekspansi lebih cepat dengan keahlian investasi dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

“Program ini seiring dengan Merah Putih Fund yang juga berperan penting terhadap perkembangan startup Indonesia dalam ekosistem bisnis BUMN. Pelaksanaan 3 inisiatif pendanaan startup ini ditandai dengan penandatanganan Limited Partnership Agreement antara Bio Farma dan MDI Ventures, Head of Agreement Pupuk Indonesia, dan Head of Agreement Pertamina Power Indonesia,” lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, Erick melakukan penandatanganan 12 kerja sama antara BUMN dengan startups yang menjadi tindak lanjut dari Synergy Workshop pada tanggal 11 Agustus hingga 13 September 2022 lalu.

“Kerja sama ini menjadi bukti nyata kolaborasi 2 kekuatan yang menjadi tujuan BUMN Startup Day, yakni BUMN dan startup Indonesia. Tantangan kita kedepan adalah memastikan potensi market kita yang Rp 4.500 triliun ini diisi oleh bangsa kita, diisi oleh perusahaan kita, jangan sampai potensi yang luar biasa ini justru diisi oleh orang-orang lain,” ujar Erick.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.