Jelang Akhir Tahun, Blue Bird Beli 50 Unit Mobil Listrik

Kompas.com - 28/09/2022, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Sigit Djokosoetono mengatakan, saat ini, pihaknya sudah membeli sekitar 50 unit mobil listrik dari target 100 unit mobil listrik hingga akhir tahun.

"Kita sudah mengimpor hampir 50 lebih kendaraan (listrik) sebelum akhir tahun ini," kata Sigit saat ditemui di kantor Blue Bird, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022).

Sigit mengatakan, tantangan dalam membeli kendaraan listrik saat ini adalah pasokan yang terbatas.

Meski demikian, kata dia, Blue Bird akan berupa menambah mobil listrik hingga akhir tahun.

"Kita akan tetap coba tambah, memang kita harus tetap cari supply-nya yang bisa kita dapat. Mungkin setelah G20 nanti supply-nya akan lebih banyak karena banyak kendaraan listrik yang dialokasikan di G20," ujarnya.

Baca juga: Salah Satu Direktur Undur Diri, Blue Bird Akan Gelar RUPS November 2022

Lebih lanjut, Sigit mengatakan, mobil listrik yang akan ditambah adalah jenis BYD. Namun, tak menutup kemungkinan jenis lain seperti Hyundai.

"BYD karena kita banyak untuk kendaraaan yang reguler taksi dulu, lalu di saat bersamaan kita juga sourcing kendaraan seperti Hyundai untuk kebutuhan kendaraan rental di perusahaan," ucap dia.

Baca juga: Gandeng Perusahaan Rusia, Anak Usaha Blue Bird Rambah Bisnis Perakitan Alat Berat

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono mengatakan, perusahaan akan menambah sebanyak 4.000 sampai 5.000 unit armada baru sampai akhir tahun 2022.

Adapun untuk pengadaan armada ini, Blue Bird menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 1,2 triliun.

"Dengan catatan tidak semuanya akan menambah kendaraan, kita bisa adjust (sesuaikan) aset kita kalau memang terjadi lockdown lagi, gangguan ekonomi lagi, kita akan sesuaikan jumlahnya di situ," kata Andre saat ditemui di kantor pusat Blue Bird, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2022).

Baca juga: Digugat Rp 11 Triliun, Blue Bird Bantah Elliana Wibowo sebagai Pemegang Saham dan Pendiri Perusahaan


Andre mengatakan, perusahaan juga akan menambah mobil listrik 75-100 unit sebagai bentuk partisipasi kendaraan listrik dalam perhelatan G20.

"Kita mengejar juga deliver G20 karena partisipasi kita di transportasi kendaraan lstrik di G20, Itu nilai investasi capital expenditure atau belanja modal sekitar Rp 50 miliar-Rp 75 miliar untuk kendaraan listrik di tahun ini minimal," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.