Kompas.com - 03/10/2022, 16:10 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada penutupan perdagangan Senin (3/10/2022) hari ini. Sejak pembukaan perdagangan sesi II, indeks saham nasional terus bergerak merah.

Melansir data RTI, sesi II perdagangan IHSG dibuka merah. Setelah itu, indeks saham nasional terus tergerus, hingga akhirnya ditutup melemah 0,44 persen ke 7.009,72.

Statistik menunjukan 281 saham ditutup di zona merah, 252 saham hijau, dan 171 lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai Rp 10,77 triliun, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 20,37 miliar saham.

Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Naik, Bagaimana Prospek Saham Perbankan?

Saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham paling banyak ditransaksikan, dengan nilai sebesar Rp 977,1 miliar, diikuti Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 721,7 miliar, dan Bumi Resources (BUMI) sebesar Rp 440,8 miliar.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 6 dari 11 indeks sektoral melemah, di mana sektor kesehatan mencatatkan koreksi paling dalam, yakni 2,58 persen. Di sisi lain, sektor industri mencatatkan penguatan paling tinggi, yakni 1,01 persen.

Saham BFI Finance (BFIN) menjadi top loser dalam indeks LQ45, yakni anjlok 3,48 persen ke Rp 1.110, diikuti Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) ambles 3,25 persen ke Rp 238, dan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) turun 3,25 persen ke Rp 238.

Baca juga: IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah, Sektor Kesehatan Anjlok 1,23 Persen

Di sisi lain, saham Elang Mahkota Teknologi (EMTK) menjadi top gainer dalam indeks LQ45, yakni menguat 3,95 persen ke Rp 1.580, kemudian diikuti Indika Energy (INDY) meningkat 3,67 persen ke Rp 3.110, dan Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) naik 1,93 persen ke Rp 9.225.

Sementara itu, bursa regional Asia lain terpantau bergerak variatif atau mixed, di mana Nikkei menguat 1,07 persen. Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,83 persen dan Strait Times terkoreksi 0,61 persen.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.