Gara-gara Promosikan Kripto via Instagram-nya, Kim Kardashian Harus Bayar Rp 19 Miliar ke Otoritas Bursa AS

Kompas.com - 04/10/2022, 07:40 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Sosialita sekaligus bintang reality show Amerika Serikat (AS), Kim Kardashian, dituding telah melanggar aturan AS, yakni mengunggah konten terkait token kripto tanpa menjelaskan dirinya melakukan promosi.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (4/10/2022), Komisi Sekuritas dan Bursa AS (Securities and Exchange Commision/SEC) menyatakan, Kim telah dibayar sebesar 250.000 dollar AS atau setara Rp 3,82 miliar (asumsi kurs Rp 15.300 per dollar AS) untuk mengunggah konten terkait token EMAX di akun Instagram-nya.

Merespons tuduhan tersebut, Kim akan membayarkan dana sebesar 1,26 juta dollar AS atau setara Rp 19,28 miliar kepada SEC. Wanita berusia 41 tahun itu tidak mengakui atau menyangkal, dana tersebut diberikan untuk menyelesaikan masalah dengan SEC.

Baca juga: Bappebti Ingatkan Jual Beli Kripto di Indonesia Sudah Ada Aturannya

Kuasa hukum Kim Patrick Gibs mengatakan, bersamaan dengan pembayaran dana tersebut, kliennya berjanji untuk tidak mempromosikakn berbagai bentuk aset digital dalam kurun waktu 3 tahun ke depan. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk penyelesaian masalah yang dihadapi.

"Penyelesaian kasus ini dilakukan untuk menghindari perselisihan yang berlarut-larut, sehingga dia (Kim) bisa melanjutkan langkahnya dengan berbagai jenis bisnis berbeda," tutur dia, dikutip pada Selasa.

Lebih lanjut Patrick memastkan, kliennya bekerja sama sepenuhnya dengan SEC. Sikap kooperatif sudah dilakukan Kim sejak dirinya digugat oleh otoritas bursa Negeri Paman Sam.

"Dan dia tetap berkomitmen melakukan apapun untuk membantu SEC menyelesaikan masalah ini," ujar Patrick.

Sebagai informasi, tuntutan terhadap Kim berawal dari unggahan Instagram-nya pada Juni tahun lalu. Pada saat itu, Kim mengunggah sebuah pertanyaan sekaligus menyebutkan token EMAX kepada ratusan juta pengikutnya.

"APAKAH ANDA SUKA KRIPTO??? INI BUKAN SARAN FINANSIAL TAPI BERBAGI APA YANG TEMAN SAYA CERITAKAN KEPADA SAYA TENTANG THE ETHEREUM MAX TOKEN," tulis Kim.

Atas unggahannya tersebut, Kim kemudian digugat oleh warga New York pada 7 Januari 2022 ke pengadilan federal Los Angeles. Kim dituding telah memberikan informasi sesat kepada para pengikutnya.

Dalam berbagai kesempatan SEC secara tegas menyatakan, setiap tokoh publik atau selebritas yang menggembork-gemborkan aset kripto perlu menjelaskan bahwa mereka dibayar untuk melakukan promosi.

Baca juga: Ada PHK di Industri Kripto, Investasi Bitcoin Masih Menarik?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Bloomberg


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Mereka yang Raup Jutaan Rupiah lewat Bagi-bagi 'Link'

Cerita Mereka yang Raup Jutaan Rupiah lewat Bagi-bagi "Link"

Smartpreneur
OJK Terbitkan Aturan Permohonan Pailit dan Penundaan Bayar Utang Perusahaan Efek

OJK Terbitkan Aturan Permohonan Pailit dan Penundaan Bayar Utang Perusahaan Efek

Whats New
Beban Keuangan Meningkat, Laba Bersih INDF Menyusut

Beban Keuangan Meningkat, Laba Bersih INDF Menyusut

Whats New
Zurich Indonesia Siap Menjaring Potensi Asuransi Kendaraan Listrik Tahun Depan

Zurich Indonesia Siap Menjaring Potensi Asuransi Kendaraan Listrik Tahun Depan

Whats New
Jelang Pengumuman Inflasi, IHSG Masih Berpotensi Tertekan

Jelang Pengumuman Inflasi, IHSG Masih Berpotensi Tertekan

Whats New
Pengusaha: Pelabelan Galon Mengandung BPA Bikin Industri Jadi Sehat

Pengusaha: Pelabelan Galon Mengandung BPA Bikin Industri Jadi Sehat

Whats New
Hati-hati, Jokowi Sebut Investasi Tahun Depan Lebih Sulit

Hati-hati, Jokowi Sebut Investasi Tahun Depan Lebih Sulit

Whats New
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua Provinsi, Berlaku per 1 Desember

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua Provinsi, Berlaku per 1 Desember

Whats New
Sebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi Sedunia, Jokowi: Karena Hilirisasi

Sebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi Sedunia, Jokowi: Karena Hilirisasi

Whats New
Jokowi Tak Bermaksud Menakut-nakuti Rakyat soal Resesi Global 2023

Jokowi Tak Bermaksud Menakut-nakuti Rakyat soal Resesi Global 2023

Whats New
Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Whats New
Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Whats New
Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Whats New
Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.