Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Laju Penguatan IHSG Berlanjut Hari Ini, Saham Sektor Teknologi Melesat

Kompas.com - 06/10/2022, 10:20 WIB
Rully R. Ramli,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan Kamis (6/10/2022) hari ini kembali dibuka menguat. Kenaikan ini selaras dengan mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau.

Melansir data RTI, hari ini IHSG dibuka menguat 0,27 persen ke 7.094,47. Terpantau selama 45 menit pertama perdagangan penguatan terus berlanjut, di mana pada pukul 09.45 WIB, IHSG berada pada level 7.104,40 atau naik 0,41 persen.

Baca juga: Dua Hari Berturut-turut Menguat, Bagaimana Proyeksi IHSG Hari Ini?

Seiring dengan penguatan tersebut, sebanyak 256 saham melaju di zona hijau dan 197 saham merah. Sedangkan 198 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 3,28 triliun dengan volume 7,64 miliar saham.

Tercatat mayoritas indeks sektoral pagi ini menguat, di mana indeks sektor teknologi mencatatkan kenaikan paling tinggi, yakni 1,63 persen, diikuti sektor energi naik 0,89 persen, dan sektor transportasi dan logistik naik 0,85 persen.

Sementara itu, bursa regional Asia terpantau bergerak variatif atau mixed, di mana indeks Nikkei menguat 0,92 persen dan Strait Times naik 0,34 persen. Adapun Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,49 persen setelah kemarin melesat.

Baca juga: Harga Minyak Mentah Dunia Naik Usai OPEC+ Umumkan Pemangkasan Produksi 2 Juta Barrel Per Hari

Sebelumnya, indeks-indeks utama bursa saham AS akhirnya ditutup melemah pada perdagangan Rabu (5/10/2022) waktu setempat. Tercatat indeks Dow Jones melemah 0,14 persen, indeks S&P500 turun 0,20 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,25 persen.

Baca juga: Turun Rp 5.000 Per Gram, Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perputaran Uang Judi Online di RI sampai Rp 327 Triliun Setahun

Perputaran Uang Judi Online di RI sampai Rp 327 Triliun Setahun

Whats New
Bapanas Pastikan Konflik Israel-Iran Tak Pengaruhi Masuknya Komoditas Pangan yang Rutin Diimpor

Bapanas Pastikan Konflik Israel-Iran Tak Pengaruhi Masuknya Komoditas Pangan yang Rutin Diimpor

Whats New
Pasca Akuisisi BPR, KoinWorks Fokus Inovasi dan Efisiensi Tahun Ini

Pasca Akuisisi BPR, KoinWorks Fokus Inovasi dan Efisiensi Tahun Ini

Whats New
Lion Air Bantah 2 Pegawai yang Ditangkap Menyelundupkan Narkoba Merupakan Pegawainya

Lion Air Bantah 2 Pegawai yang Ditangkap Menyelundupkan Narkoba Merupakan Pegawainya

Whats New
Indofarma Akui Belum Bayar Gaji Karyawan Periode Maret 2024, Mengapa?

Indofarma Akui Belum Bayar Gaji Karyawan Periode Maret 2024, Mengapa?

Whats New
Pesetujuan KPR BSI Kini Hanya Butuh Waktu Satu Hari

Pesetujuan KPR BSI Kini Hanya Butuh Waktu Satu Hari

Spend Smart
Bank Sentral Inggris Diprediksi Pangkas Suku Bunga pada Mei 2024

Bank Sentral Inggris Diprediksi Pangkas Suku Bunga pada Mei 2024

Whats New
Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

Work Smart
Pertanyaan Umum tapi Menjebak dalam Wawancara Kerja, Apa Itu dan Bagaimana Cara Jawabnya?

Pertanyaan Umum tapi Menjebak dalam Wawancara Kerja, Apa Itu dan Bagaimana Cara Jawabnya?

Work Smart
Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Whats New
Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Whats New
HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

Rilis
Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Whats New
Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com