Harga Kedelai Tinggi, Ukuran Tahu Tempe Mengecil

Kompas.com - 07/10/2022, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedagang sekaligus perajin tahu tempe memperkecil produknya menyusul naiknya harga kedelai di Tanah Air.

Salah satu pedagang dan perajin tahu tempe, Sumini (50) mengatakan, hal itu ia lakukan demi mempertahankan usahanya.

"Naik sekarang mau itu tahu atau tempe. Kacang (kedelai) aja udah mahal. Jadi saya siasatinnya dengan memperkecil ukuran dan menaikkan harga," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (7/10/2022).

Sumini membeberkan, untuk harga tempe ukuran sedang mengalami kenaikan Rp 1.000, yang sebelumnya dibanderol Rp 5.000 menjadi Rp 6.000. Hal serupa dengan harga tahu.

Baca juga: Biar Tak Lagi Impor, Pemerintah Mau Beli Kedelai Lokal Rp 10.000/Kg

"Biasanya tempe Rp 5.000 terus tebal. Tapi sekarang dikurangin besarnya, harga juga dinaikan Rp 1.000 jadi Rp 6.000 deh sekarang," katanya.

"Kalau tahu dulu, tahu kecil-kecil itu isi 10 biji Rp 7.000 tapi sekarang Rp 8.000. Tahu cina biasanya 4.000 per pieces jadi Rp 5.000," sambungnya.

Sumini mengaku, akibat kenaikan harga kedelai, ia harus mengurangi jumlah produksi tempe maupun tahu.

"Iya saya jadi ngurangi. Sebelumnya saya bikin tempe tahu itu dari kedelai 50 kilogram, sekarang saya cuma bikin dari 40 kilogram saja," ungkapnya.

"Ini aja sekarang masih banyak. Padahal saya udah buka ruko dari jam 7 tadi," tambah Sumini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lapak milik Sumini pukul 12.31 WIB, tampak banyak tempe dan tempe yang ukurannya beragam masih berjejer di meja lapak.

Namun yang paling banyak di jual adalah tempe berukuran besar. Sementara tahu, masih tersisa beberapa bungkus.

Baca juga: Jokowi Punya Jurus Baru agar RI Tak Lagi Impor Kedelai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Mereka yang Raup Jutaan Rupiah lewat Bagi-bagi 'Link'

Cerita Mereka yang Raup Jutaan Rupiah lewat Bagi-bagi "Link"

Smartpreneur
OJK Terbitkan Aturan Permohonan Pailit dan Penundaan Bayar Utang Perusahaan Efek

OJK Terbitkan Aturan Permohonan Pailit dan Penundaan Bayar Utang Perusahaan Efek

Whats New
Beban Keuangan Meningkat, Laba Bersih INDF Menyusut

Beban Keuangan Meningkat, Laba Bersih INDF Menyusut

Whats New
Zurich Indonesia Siap Menjaring Potensi Asuransi Kendaraan Listrik Tahun Depan

Zurich Indonesia Siap Menjaring Potensi Asuransi Kendaraan Listrik Tahun Depan

Whats New
Jelang Pengumuman Inflasi, IHSG Masih Berpotensi Tertekan

Jelang Pengumuman Inflasi, IHSG Masih Berpotensi Tertekan

Whats New
Pengusaha: Pelabelan Galon Mengandung BPA Bikin Industri Jadi Sehat

Pengusaha: Pelabelan Galon Mengandung BPA Bikin Industri Jadi Sehat

Whats New
Hati-hati, Jokowi Sebut Investasi Tahun Depan Lebih Sulit

Hati-hati, Jokowi Sebut Investasi Tahun Depan Lebih Sulit

Whats New
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua Provinsi, Berlaku per 1 Desember

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua Provinsi, Berlaku per 1 Desember

Whats New
Sebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi Sedunia, Jokowi: Karena Hilirisasi

Sebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi Sedunia, Jokowi: Karena Hilirisasi

Whats New
Jokowi Tak Bermaksud Menakut-nakuti Rakyat soal Resesi Global 2023

Jokowi Tak Bermaksud Menakut-nakuti Rakyat soal Resesi Global 2023

Whats New
Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Whats New
Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Whats New
Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Whats New
Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.