Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

3 Alasan Kenapa Harus Coba Menjadi Podcaster

Kompas.com - 14/10/2022, 15:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.com - Podcast (siniar) adalah sebuah media baru dengan potensi yang sangat menjanjikan. Menurut laporan We Are Social, jumlah pendengar podcast selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Selain itu, podcast baru dengan berbagai macam genre juga silih berganti bermunculan. Ini membuktikan bahwa podcast telah menjadi sebuah tren yang diminati oleh masyarakat.

Sebut saja podcast-podcast milik Medio Podcast Network yang memiliki dua belas kanal podcast dengan beragam tema. Di dalamnya terdapat kanal podcast yang berisi tips informatif, audio drama, hingga monolog.

Kalau kamu suka mendengar podcast, tidak ada salahnya turut memproduksi podcast secara mandiri. Orang yang melakukan ini biasa disebut sebagai podcaster.

Walau jumlah podcaster di Indonesia sudah mencapai angka ribuan, masih banyak tema-tema unik yang bisa kamu gali lagi untuk podcast-mu sendiri.

Lagi pula, dengan membuat podcast, banyak manfaat yang bisa kamu dapat. Apa saja itu? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

1. Podcast dapat menyuarakan keresahanmu yang terdalam

Biasanya, kalau kamu bicara dengan orang lain, ada risiko kamu gugup atau mungkin lawan bicaramu memotong obrolan seenaknya.

Baca juga: Mengenal Aset dan Bentuk-Bentuknya

Hal yang sama tidak berlaku dengan ber-podcast sebab kamu bebas bicara semau hati tanpa intervensi. Bikin podcast juga bisa dilakukan dengan instan dan mudah. Kini, kamu bisa memanfaatkan gawai dan aplikasi untuk mengedit serta mempublikasikan audio.

Tak hanya itu, kalau kamu orangnya suka beropini tapi takut menyampaikannya di depan umum, podcast bisa jadi media yang cocok untuk menumpahkan opinimu.

Pasti akan ada rasa lega setelah rekaman sebab keresahanmu telah berhasil dicurahkan. Nantinya, kamu berpotensi mendapatkan pendengar setia yang sependapat dengan ucapanmu.

2. Podcast dapat mempertemukanmu dengan orang-orang hebat

Banyak orang yang menganggap podcast hanyalah sekadar hobi atau hiburan. Anggapan ini sah-sah saja, tetapi jika serius mengembangkan podcast-mu, kamu akan mendapat manfaat-manfaat yang lebih besar, salah satunya adalah bertemu dengan orang-orang yang hebat.

Orang-orang hebat ini bisa bermacam-macam. Bisa saja, dia adalah narasumber podcast-mu yang ahli di bidang yang dia tekuni. Bisa juga orang hebat ini adalah rekan sesama podcaster yang telah berkarier di dunia siniar terlebih dahulu.

Yang jelas, dengan ber-podcast secara serius, kamu akan sering menemui orang-orang seperti ini. Selain itu, kamu juga bisa belajar banyak dari mereka.

3. Podcast dapat membuka peluang-peluang baru

Podcast itu lebih dari sekadar rekaman suara yang diunggah ke internet. Media ini punya makna yang sangat mendalam bagi banyak orang. Bahkan, podcast terbukti dapat membantu orang-orang dalam meraih kisah sukses mereka.

Banyak orang yang pamornya naik dan menjadi sosok terkenal gara-gara rajin ber-podcast. Ada yang berhasil jadi penulis buku karena podcast, ada juga yang sukses menjadi komentator sepak bola, dan lain-lain.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com