Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Mana Brangkas Penyimpanan Emas Terbesar Dunia?

Kompas.com - 17/10/2022, 10:31 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah maupun bank sentral di seluruh belahan dunia memiliki sejumlah cadangan (reserve) dalam bentuk emas. Tujuan utama menyimpan emas oleh bank sentral adalah sebagai jaminan pembayaran surat berharga, uang kertas, atau perdagangan.

Emas juga menjadi penyimpan nilai untuk menjaga mata uang negara meski hampir semua negara sudah menerapkan standar fiat money di mana uang yang cetak bank sentral tak lagi memiliki intrinsik alias tak harus berdasarkan jumlah simpanan emas.

Berdasarkan data dari World Gold Council, Amerika Serikat menjadi negara dengan cadangan emas bank sentral terbesar di dunia. Jerman berada di posisi kedua dengan cadangan emas bank sentral, lalu disusul Italia di posisi ketiga.

Lalu di manakah semua emas tersebut disimpan?

Setiap bank sentral di semua negara tentunya memiliki lokasi penyimpanan cadangan emas mereka, tentunya di lokasi yang aman dari bencana dijaga dengan lapisan super ketat.

Baca juga: Mengenal Dinar Dirham, Mata Uang Jadul yang Kini Jadi Alat Investasi

Amerika Serikat, sebagai negara dengan jumlah cadangan emas terbesar secara global, menyimpan harta berharganya itu di sebuah lokasi bernama Fort Knox milik US Mint yang berada di Kentucky.

Dikutip dari laman resmi usmint.gov, Fort Knox atau juga dikenal dengan United States Bullion Depository bukanlah falitas memproduksi emas, melainkan hanya berupa gedung sangat besar untuk menyimpan cadangan logam mulia milik AS.

Menurut US Mint, selain mereka yang berwenang, tak ada pengunjung yang diizinkan masuk ke fasilitas rahasia ini.

Saat ini, gedung Fort Knox menyimpan 147,3 juta ons emas. Jumlah itu merupakan setengah dari seluruh emas yang disimpan Departemen Keuangan AS.

Baca juga: Mengapa Dinar Kuwait Jadi Mata Uang Paling Mahal di Dunia?

Sebagai informasi saja, struktur bank sentral di Amerika Serikat cukup unik apabila dibandingkan dengan bank sentral di negara lain.

Yakni bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve System (The Fed) tidak memiliki hak untuk mencetak mata uang, di mana uang yang diedarkan dimiliki oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat melalui US Mint.

Fort Konx tempat penyimpanan cadangan emas terbesar dunia di Amerika Serikat. Tangkapan layar laman resmi US Mint Fort Konx tempat penyimpanan cadangan emas terbesar dunia di Amerika Serikat.

Masih menurut laman US Mint, selain sebagai penyimpanan emas, gedung Fort Knox juga dipakai untuk penyimpanan barang-barang bernilai sangat tinggi dan dokumen super rahasia milik pemerintah federal.

Penyimpanan emas terbanyak yakni pada tahun 1941 atau menjelang Perang Dunia II, kala pemerintah AS mengamankan emas sebanyak 649,6 juta ons di gedung Fort Knox.

Baca juga: Rupa-rupa uang yang Digunakan di Era Majapahit

Berton-ton emas di gedung Fort Knox juga tidak pernah dipindahkan selama puluhan tahun. Emas yang disimpan ini digunakan sebagai pengaman aset pemerintah dengan nilai buku 42,22 dollar AS per ons.

Ada banyak bentuk emas batangan yang disimpan di gedung Fort Knox. Namun umumnya, US Mint membaginya dalam berbagai ukuran emas batangan dengan standar 7x3 inchi dengan berat 400 ons atau setara 27,5 pon.

Setiap emas batangan akan disimpan dalam sejumlah brangkas yang terbesar di banyak ruangan. Setiap brangkas pun memiliki pengaman super canggih.

Saking rahasianya, struktur bangunan dan ruang-ruang penyimpanan yanga da di gedung Fort Knox hanya diketahui sangat sedikit orang.

Baca juga: Cerdiknya Putin Saat Wajibkan Bayar Gas Rusia Pakai Rubel

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com