Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klaim JHT Meningkat dari Tahun Sebelumnya Jadi 2,5 Juta Pekerja

Kompas.com - 20/10/2022, 19:20 WIB
Ade Miranti Karunia,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Roswita Nilakurnia mengatakan, jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) hingga September 2022, sebanyak 2,5 juta pekerja.

Roswita bilang, angka klaim JHT ini meningkat dari tahun sebelumnya. Padahal pada September tahun 2021, klaim JHT hanya sebanyak 1,9 juta peserta.

"Klaim JHT per tahun sebelumnya rata-rata 2,5 juta klaim setahun. Kalau sampai September biasanya di 1,9 juta klaim. Namun untuk tahun ini sampai dengan September sudah di 2,5 juta," katanya ditemui di Jakarta, Kamis (20/10/2022).

"Tahun lalu sampai hari ini seharusnya diangka 1,9 juta, kira-kira naiknya kurang lebih 16 persen. Normalnya biasa setiap tahun itu diangka 2,5 juta (peserta yang klaim JHT)," lanjut Roswita.

Baca juga: Cara Klaim JHT secara Online Melalui Aplikasi JMO

Sementara, penyaluran JHT pada September tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan sudah menyalurkan sebesar Rp 26 triliun. "Klaim JHT secara rupiahnya, sampai saat ini ada diangka Rp 26 triliun," sebut Roswita.

Sedangkan untuk pengklaiman Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) program terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan ini mencapai 4.200 peserta hingga September 2022. Dengan demikian, dana klaim JKP yang telah disalurkan sebesar Rp 18 miliar.

"Kalau JKP kita yang sudah klaim sampai September kemarin ada diangka sekitar Rp 18 miliar. Kalau saya tidak salah jumlah peserta klaimnya ada diangka 4.200. Memang terdiri dari beberapa kali frekuensi dia (peserta BP Jamsostek yang klaim). Ada yang baru bulan pertama, kedua, atau bulan keenam itu baru yang tercatat," sambung Roswita.

Baca juga: Di DKI Jakarta Ada 395.866 Pekerja Kena PHK Telah Mengklaim JHT

 


Roswita menjelaskan, peserta yang sudah melakukan pengklaiman di JHT tidak dapat mengklaim JKP. Lantaran kategorinya berbeda.

"Jadi klaim JHT karena sebab PHK tidak otomatis dia menjadi klaim di JKP itu sendiri karena memang persyaratan atau kategorinya berbeda," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Whats New
Heboh Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Heboh Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Whats New
KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

Whats New
Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Whats New
Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Whats New
Survei: 69 Persen Perusahaan Indonesia Tak Rekrut Pegawai Baru untuk Hindari PHK

Survei: 69 Persen Perusahaan Indonesia Tak Rekrut Pegawai Baru untuk Hindari PHK

Work Smart
Heboh Loker KAI Dianggap Sulit, Berapa Sih Potensi Gajinya?

Heboh Loker KAI Dianggap Sulit, Berapa Sih Potensi Gajinya?

Whats New
Tantangan Menuju Kesetaraan Gender di Perusahaan pada Era Kartini Masa Kini

Tantangan Menuju Kesetaraan Gender di Perusahaan pada Era Kartini Masa Kini

Work Smart
Bantuan Pesantren dan Pendidikan Islam Kemenag Sudah Dibuka, Ini Daftarnya

Bantuan Pesantren dan Pendidikan Islam Kemenag Sudah Dibuka, Ini Daftarnya

Whats New
Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Whats New
Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Whats New
OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan Buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan Buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

Whats New
Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran yang Gerak Cepat Atasi Permasalahan Petani

Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran yang Gerak Cepat Atasi Permasalahan Petani

Whats New
LPEI dan Diaspora Indonesia Kerja Sama Buka Akses Pasar UKM Indonesia ke Kanada

LPEI dan Diaspora Indonesia Kerja Sama Buka Akses Pasar UKM Indonesia ke Kanada

Whats New
Unilever Tarik Es Krim Magnum Almond di Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Unilever Tarik Es Krim Magnum Almond di Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com