BrandzView
Konten ini merupakan hasil interview Kompas.com dengan Lazada

Lazada Ajak Pelaku UMKM Jadi Pahlawan Ekonomi Digital Indonesia

Kompas.com - 24/10/2022, 09:01 WIB
Rindu Pradipta Hestya,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ribuan penjual berstatus top seller Lazada berbondong-bondong datang ke The Kasablanka Hall, Jakarta, Rabu (19/10/2022). Mereka datang dari sejumlah daerah, khususnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), untuk menghadiri Lazada Seller Conference: Level Up 2022.

Di acara itu, mereka mengikuti sharing session yang diadakan oleh pelopor e-commerce di Indonesia tersebut. Dalam sekejap, kursi-kursi di area main hall pun terisi penuh.

Para penjual dari berbagai cakupan bisnis, mulai dari ranah fesyen, kuliner, hingga produk rumah tangga, bersemangat mengikuti kelas yang diisi oleh LazStar Trainer serta pembicara ahli dari internal dan eksternal Lazada.

Pada kelas itu, mereka mendapatkan informasi tentang tip menjalankan usaha untuk mendorong penjualan bisnis melalui platform digital.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Lazada Gencarkan Edukasi untuk UMKM

Sambutan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Republik Indonesia Teten Masduki yang ditayangkan lewat video menandai pembukaan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Teten menegaskan bahwa e-commerce harus membuka peluang agar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat memasarkan produknya lebih luas.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki memberikan sambutan dalam Lazada Seller Conference: Level Up 2022.Kompas.com Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki memberikan sambutan dalam Lazada Seller Conference: Level Up 2022.
"Pemanfaatan ekonomi digital menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses bisnis UMKM. Dengan potensi yang besar itu, kita harus bersama-sama menjaga agar UMKM lokal dapat memanfaatkan potensi tersebut," kata Teten.

Teten kembali memaparkan bahwa ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 4,531 triliun pada 2030. Dengan potensi itu, pemerintah mendorong 30 juta UMKM untuk onboarding ke dalam ekosistem digital pada 2024.

Baca juga: Lazada Logistics Bantu Operasional UMKM Lebih Efisien, Bagaimana Caranya?

"Kita harus menjaga UMKM agar tetap dapat menjaga potensi ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang. Untuk itu, saya berharap, e-commerce, seperti Lazada, bisa mendukung perkembangan ekonomi digital dengan meningkatkan pengetahuan dan wawasan pelaku UMKM ketika terjun ke dalam ekosistem ekonomi digital," kata Teten.

Kesempatan untuk naik kelas

Pada acara Lazada Seller Conference: Level Up 2022, para seller dapat mengikuti 7 kelas yang disediakan.

Adapun tiga kelas utamanya adalah Masterclass A: Scale Up Bisnismu Melalui Teknik Bedah Toko oleh Deddy Liem, Masterclass B: Memahami dan Mengembangkan Produk Jawara oleh Stephen Lawrence, dan Masterclass C: Kunci Strategi Harga dan Promosi di Mega Campaign oleh Ferica Yosafat.

Di Masterclass C, Farica yang juga penjual perlengkapan ibu dan bayi itu bercerita bahwa awal mula dirinya memulai bisnis dari sekadar iseng. Karena banyak peminat, produk yang ia jual pun kebanjiran pembeli.

Baca juga: Seller Lazada Per Hari Ini Bisa Ajukan KUR ke BCA

“Dari situ, saya menyadari bahwa produk yang dijual harus difoto, dikemas, dan dijual dengan harga menarik. Saya mendapatkan informasi itu setelah mengikuti Lazada University dan bergabung di Lazada Club,” jelas Farica.

Ia juga mengakui, peningkatan bisnisnya terbantu oleh program Naik Kelaz dari Lazada. Program itu membuka kesempatan dirinya untuk belajar dari sesama seller terkait tip menjalankan bisnis yang menguntungkan.

LazStar Trainer, Farica Yosafat, menjadi pembicara pada masterclass yang dapat diikuti para seller dalam Lazada Seller Conference: Level Up 2022.Lazada LazStar Trainer, Farica Yosafat, menjadi pembicara pada masterclass yang dapat diikuti para seller dalam Lazada Seller Conference: Level Up 2022.

“Saya mengikuti gathering dan kelas kecil yang diadakan sesama seller untuk kesempatan saling sharing. Jadi, kami saling memberdayakan sehingga bisnis kami sama-sama berkembang,” jelas Farica.

Selain ketiga masterclass bersama LazStar, seller juga dapat mengikuti Masterclass Fashion, Masterclass FMCG, Masterclass General Merchandise, dan Masterclass Electronic. Seller dapat memilih kelas yang sesuai dengan kategori bisnis dan kebutuhan informasi guna mengembangkan usaha mereka untuk naik kelas.

Usai sesi masterclass, seller diajak berkumpul kembali ke main hall untuk mengikuti sharing session terakhir bersama Chandra Putra Negara. Pada kesempatan itu, Chandra memotivasi seller untuk memiliki keinginan naik kelas setelah mengikuti acara ini.

"Berbisnis harus dimulai dari mindset seller yang ingin tumbuh dan berkembang. Hal itu dapat diawali dengan rasa bangga ketika Anda berhasil dan sukses menjadi seller di Lazada. Itu butuh komitmen," ucap Chandra.

Jadi pahlawan ekonomi digital

Sebagai informasi, Lazada Seller Conference: Level Up 2022 digelar untuk memfasilitasi seller dalam meningkatkan bisnisnya dengan memanfaatkan program dan fitur yang dihadirkan oleh Lazada.

Adapun gelaran tahun ini, seperti diinformasikan oleh pihak Lazada, merupakan penyelenggaraan terbesar sejak diadakan pada 2019.

Chief Commercial Officer Lazada Indonesia James Chang yang juga memberi sambutan lewat tayangan video menyebutkan bahwa acara tersebut menjadi kesempatan bagi seller untuk menumbuhkan bisnis lebih besar.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital, Lazada Optimalkan Peran E-commerce

Sebelumnya, Lazada melakukan sebuah studi dengan judul "Percepatan Ekonomi Digital Indonesia Melalui E-Commerce" pada 2020. Studi itu menemukan bahwa e-commerce memberikan dampak yang besar bagi UMKM Indonesia melalui sejumlah program, seperti edukasi serta pemberdayaan.

SPV Seller Operation Lazada Haikal Bekti Anggoro dalam sharing session di Lazada Seller Conference: Level Up 2022. Lazada SPV Seller Operation Lazada Haikal Bekti Anggoro dalam sharing session di Lazada Seller Conference: Level Up 2022.

SPV Seller Operations Lazada Indonesia Haikal Bekti Anggoro yang hadir menyampaikan dukungan Lazada untuk pengembangan UMKM sebagai #PahlawanEkonomiDigital. Kontribusi para #PahlawanEkonomiDigital ini semakin besar seiring dengan peningkatan jumlah UMKM yang bergabung ke platform e-commerce.

Haikal melanjutkan, saat ini, Lazada memiliki lebih dari satu juta seller aktif dengan lebih dari 100 juta active customer di Asia Tenggara. Dengan potensi tersebut, Lazada terus berupaya mendorong seller agar tidak sekadar berjualan, tetapi menjalankan bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan.

Baca juga: Lazada Dorong UMKM di Jawa Timur Masuk Ekosistem Ekonomi Digital

“Melalui Lazada Seller Conference: Level Up 2022, 1dapat naik kelas menjadi penjual yang serius dan mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan berbagai layanan dan fitur dari Lazada. Bisnis mereka dapat naik kelas. Begitu juga dengan keuntungan penjualan yang ikut meningkat,” kata Haikal.

Haikal melanjutkan pihaknya akan terus mengembangkan seluruh program edukasi yang dilakukan yang ada di Lazada saat ini demi mendorong para UMKM agar bisa tumbuh dan berkembang di ranah digital bersama Lazada.

Adapun program yang dapat diikuti seller di Lazada pun beragam. Saat memberikan sambutan, James sempat memaparkan bahwa seller dapat mengikuti program-program Lazada untuk meningkatkan penjualan.

"Manfaatkan momen promo Lazada 11.11, 12.12, dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)," ujarnya.

Baca juga: Dukung Perdagangan Digital Berkelanjutan, Ini yang Dilakukan Lazada

Mengamini hal itu, Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo dalam sesi bertemakan "The Future of Lazada” mengatakan bahwa Lazada memosisikan diri sebagai mitra strategis untuk memberdayakan seller.

"Kami adalah platform e-commerce terlengkap, paling komprehensif, dan end-to-end dalam memberikan kesempatan serta pengalaman jual-beli yang unik bagi semua seller yang telah bergabung," jelas Ferry.

Top Seller Lazada mengikuti sharing session di Lazada Seller Conference: Level Up 2022. Kompas.com Top Seller Lazada mengikuti sharing session di Lazada Seller Conference: Level Up 2022.
Ia melanjutkan bahwa kini, Lazada juga sudah meningkatkan sejumlah fitur, seperti LazLive+, Lazada Beauty Club, Lazlook, LazFest, dan LazGo Global. Lazada juga memperluas cakupan Lazada Logistics. Fitur-fitur ini dibuat agar para seller bisa memiliki bisnis yang berkelanjutan.

"Sesuai dengan tema acara hari ini, 'Big Step, Big Impact', kami ingin mengukuhkan Lazada sebagai e-commerce yang bisa menghadirkan layanan belanja online yang dapat mendukung pertumbuhan para seller. Dampak yang kami coba hadirkan diharapkan dapat menciptakan dampak-dampak positif lain di masa depan," papar Ferry.

Sementara itu, menurut Retail Services Director GfK Market Intelligence Elvinda Liung, pelaku UMKM berkesempatan untuk mengembangkan ekosistem digital Indonesia lebih besar lagi. Pasalnya, kata Elvinda, 70 juta konsumen digital baru muncul di Asia Tenggara dan 50 persen di antaranya dari Indonesia.

Baca juga: Tren Perilaku Belanja Online, Lazada: Buru Promo dan Live Streaming

Selain itu, menurut data dari GfK Indonesia, konsumen mulai terbiasa berbelanja secara hibrida untuk mencari produk yang mereka inginkan. Oleh karena itu, peluang untuk mengembangkan bisnis di platform digital harus terus dioptimalkan.

"Meskipun minat belanja online menurun dengan kondisi pandemi yang semakin terkendali, nyatanya banyak konsumen menjadikan belanja online sebagai kebiasaan reguler, paling tidak sekali dalam sebulan," jelas Elvinda.

Untuk itu, Elvinda menyampaikan bahwa seller perlu mengetahui cara menjual produk dengan baik, seperti memberi harga promo dan mencari model berjualan yang menarik.

“Konsumen Indonesia itu promo hunter. Mereka akan membeli barang ketika ada kata ‘promo’ pada produk yang ingin mereka beli. Selain itu, konsumen Indonesia sedang mencari informasi produk dengan cara yang berbeda. Salah satu yang sedang naik daun adalah dengan live streaming. Itu bisa dimanfaatkan seller,” ujar Elvinda.

Punya minat untuk memulai bisnis bersama Lazada? Cari inspirasi dan tip memulai bisnis online melalui situs Lazada. Manfaatkan berbagai program dan layanan untuk buat bisnismu naik kelas.


Terkini Lainnya

Harga Beras di Bogor Jelang Puasa: Ada yang Rp 13.500 Per Kg, tapi...

Harga Beras di Bogor Jelang Puasa: Ada yang Rp 13.500 Per Kg, tapi...

Whats New
Cara Cek Pinjol Resmi Berizin OJK Lewat WhatsApp

Cara Cek Pinjol Resmi Berizin OJK Lewat WhatsApp

Work Smart
KCI Tutup Satu Eskalator Stasiun Manggarai yang Sempat Sebabkan Insiden

KCI Tutup Satu Eskalator Stasiun Manggarai yang Sempat Sebabkan Insiden

Whats New
Maskapai Kompak Tebar Diskon Tiket Pesawat, Kemenhub Awasi agar Tak Ada Perang Tarif

Maskapai Kompak Tebar Diskon Tiket Pesawat, Kemenhub Awasi agar Tak Ada Perang Tarif

Whats New
Erick Thohir: Makassar New Port Jadi Pelabuhan Hub Terbesar di Indonesia Timur

Erick Thohir: Makassar New Port Jadi Pelabuhan Hub Terbesar di Indonesia Timur

Whats New
AHY Beberkan Target 100 Hari Pertama sebagai Menteri ATR/BPN

AHY Beberkan Target 100 Hari Pertama sebagai Menteri ATR/BPN

Whats New
Kurs Rupiah Melemah, BI Sebut Lebih Baik dari Won Korea hingga Baht Thailand

Kurs Rupiah Melemah, BI Sebut Lebih Baik dari Won Korea hingga Baht Thailand

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan RI Berpotensi Rugi Rp 544 Triliun akibat Perubahan Iklim

Sri Mulyani Ingatkan RI Berpotensi Rugi Rp 544 Triliun akibat Perubahan Iklim

Whats New
Kinerja Cemerlang, BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi Bruto 26,60 Persen Sepanjang 2023

Kinerja Cemerlang, BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi Bruto 26,60 Persen Sepanjang 2023

Whats New
Rayakan Imlek di Jakarta, Bank Mandiri Ajak Nasabah dan Mitra Sambut Tahun Naga Kayu

Rayakan Imlek di Jakarta, Bank Mandiri Ajak Nasabah dan Mitra Sambut Tahun Naga Kayu

Whats New
Hasil Hitung Cepat Direspons Positif Pasar, Bagaimana Prospek Ekonomi dan Pasar Modal?

Hasil Hitung Cepat Direspons Positif Pasar, Bagaimana Prospek Ekonomi dan Pasar Modal?

Whats New
Bea Cukai Malang Kawal Ekspor Perdana Anggrek Asal Malang ke Taiwan

Bea Cukai Malang Kawal Ekspor Perdana Anggrek Asal Malang ke Taiwan

Whats New
NIK sebagai NPWP Berlaku Penuh mulai 1 Juli, Ini Cara Pemadanannya

NIK sebagai NPWP Berlaku Penuh mulai 1 Juli, Ini Cara Pemadanannya

Whats New
Hari Pertama Kerja, AHY Langsung Bertolak ke Sulawesi Utara

Hari Pertama Kerja, AHY Langsung Bertolak ke Sulawesi Utara

Whats New
Tahu Bakso dan Sale Pisang Asal Semarang Rambah Pasar Australia dan AS

Tahu Bakso dan Sale Pisang Asal Semarang Rambah Pasar Australia dan AS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com