Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akhiri Reli 6 Hari Beruntun, IHSG Akhirnya Ditutup Melemah

Kompas.com - 25/10/2022, 15:40 WIB
Rully R. Ramli,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup terkoreksi pada penutupan perdagangan Selasa (25/10/2022) hari ini. Pelemahan ini kemudian mengakhiri reli 6 hari beruntun indeks saham nasional.

Melansir data RTI, IHSG bergerak fluktuatif dua arah pada paruh kedua perdagangan hari ini. Adapun akhirnya IHSG ditutup melemah 4,66 poin atau 0,07 persen ke posisi 7.048,38.

Statistik menunjukan 245 saham ditutup di zona hijau, 283 saham merah, dan 173 lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai Rp 13,60 triliun, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 24,19 miliar saham.

Baca juga: IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 6 dari 11 indeks sektoral melemah, di mana emiten sektor energi mencatatkan koreksi paling dalam, yakni 1,12 persen. Di sisi lain, sektor properti mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 1,07 persen.

Saham Harum Energy (HRUM) menjadi top loser dalam indeks LQ45, dengan koreksi sebesar 2,80 persen ke Rp 1.565, diikuti BFI Finance (BFIN) turun 2,44 persen ke Rp 1.000, dan H.M Sampoerna (HMSP) turun 2,03 persen ke Rp 965.

Baca juga: Lanjutkan Penguatan, IHSG Kembali Intip Level 7.100

Di sisi lain, saham Bukalapak.com (BUKA) memipin penguatan indeks yang sama, dengan kenaikan sebesar 3,08 persen ke Rp 268, diikuti Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menguat 2 persen ke Rp 4.590, dan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menguat 1,58 persen ke Rp 193.

Adapun bursa regional Asia terpantau bergerak variatif atau mixed, di mana indeks Nikkei naik 1,02 persen dan Strait Times naik 0,23 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,10 persen dan Shanghai Komposit terkoreksi 0,04 persen.

Baca juga: BBCA Kembali Sentuh Level Tertinggi, Kekayaan Hartono Bersaudara Turut Terkerek?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perputaran Uang Judi Online di RI sampai Rp 327 Triliun Setahun

Perputaran Uang Judi Online di RI sampai Rp 327 Triliun Setahun

Whats New
Bapanas Pastikan Konflik Israel-Iran Tak Pengaruhi Masuknya Komoditas Pangan yang Rutin Diimpor

Bapanas Pastikan Konflik Israel-Iran Tak Pengaruhi Masuknya Komoditas Pangan yang Rutin Diimpor

Whats New
Pasca Akuisisi BPR, KoinWorks Fokus Inovasi dan Efisiensi Tahun Ini

Pasca Akuisisi BPR, KoinWorks Fokus Inovasi dan Efisiensi Tahun Ini

Whats New
Lion Air Bantah 2 Pegawai yang Ditangkap Menyelundupkan Narkoba Merupakan Pegawainya

Lion Air Bantah 2 Pegawai yang Ditangkap Menyelundupkan Narkoba Merupakan Pegawainya

Whats New
Indofarma Akui Belum Bayar Gaji Karyawan Periode Maret 2024, Mengapa?

Indofarma Akui Belum Bayar Gaji Karyawan Periode Maret 2024, Mengapa?

Whats New
Pesetujuan KPR BSI Kini Hanya Butuh Waktu Satu Hari

Pesetujuan KPR BSI Kini Hanya Butuh Waktu Satu Hari

Spend Smart
Bank Sentral Inggris Diprediksi Pangkas Suku Bunga pada Mei 2024

Bank Sentral Inggris Diprediksi Pangkas Suku Bunga pada Mei 2024

Whats New
Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

Work Smart
Pertanyaan Umum tapi Menjebak dalam Wawancara Kerja, Apa Itu dan Bagaimana Cara Jawabnya?

Pertanyaan Umum tapi Menjebak dalam Wawancara Kerja, Apa Itu dan Bagaimana Cara Jawabnya?

Work Smart
Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Whats New
Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Whats New
HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

Rilis
Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Whats New
Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com