Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hadapi Tantangan Kewirausahaan, Menaker Tawarkan Tiga Alternatif Ini

Kompas.com - 27/10/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengemukakan sejumlah tawaran alternatif dalam merespons tantangan kewirausahaan baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Hal tersebut merupakan bagian dari hasil pembahasan pada G20 Labour and Employment Ministers Meeting (G20 LEMM) yang diselenggarakan bulan lalu di Bali.

"Tawaran alternatif ini penting karena sebagaimana kita ketahui bahwa pandemi Covid-19 dan perlambatan ekonomi global telah memberikan tekanan yang cukup berat bagi dunia wirausaha," kata dia secara virtual pada acara G20 Entrepreneurship Roundtable Conference, dikutip lewat siaran pers Kementerian Ketenagakerjaan, Rabu (26/10/2022).

Baca juga: Menaker: Penyaluran BSU Lewat Kantor Pos Disalurkan Dua Hari Kedepan

Adapun tawaran alternatif tersebut yang pertama adalah menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui penyediaan infastruktur digital yang inklusif, kemudahan izin berusaha, dan fasilitasi bantuan menjadi usaha formal, baik dengan dukungan regulasi maupun insentif.

Kedua, masifikasi program kewirausahaan dan pelatihan wirausaha. Melalui penyediaan jejaring inkubator bisnis, pelatihan keterampilan digital dan manajamen usaha, maupun penerapan bisnis yang ramah lingkungan untuk menciptakan green entrepreneurship.

Ketiga, mendorong inklusi keuangan melalui kemudahan akses pembiayan wirausaha khususnya bagi perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.

Selain tiga poin tersebut, perlu juga adanya pemenuhan hak-hak dasar ketenagakerjaan, jaminan sosial, perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, serta penguatan dialog sosial antara pelaku usaha dan pekerjanya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial China, Yu Jiadong mengatakan, Entrepreneurship Research Center on G20 Economies telah menjadi platform penting untuk berbagi wawasan dan bertukar praktik tentang promosi kewirausahaan.

Kemudian, memberikan dukungan bagi anggota G20 untuk meningkatkan kemampuan mereka. Yu Jiadong mencontohkan bahwa Pertemuan Menteri Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan G20 tahun ini mengangkat kewirausahaan berkelanjutan sebagai topik penting.

Rencana Aksi Kewirausahaan G20 yang dicapai oleh G20 LEMM pada 2016 dikombinasikan dengan situasi baru dan tantangan kewirausahaan global. Lebih mempromosikan kewirausahaan dan mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah yang dianggap sebagai mesin penting untuk menciptakan pekerjaan yang lebih stabil.

"Kami meminta semua anggota G20 untuk memanfaatkan Pusat Penelitian Kewirausahaan Meja Bundar dan Kewirausahaan G20 dengan lebih baik tentang Ekonomi G20 sebagai platform untuk bertukar informasi dan praktik, memberikan kontribusi yang informatif, akademis, dan dukungan yang berdampak bagi pemulihan yang berorientasi pada manusia melalui kewirausahaan," katanya.

Baca juga: Dukung Sektor Kewirausahaan, Indonesia dan China Bakal Gelar G20 ERC

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+