Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Uang Koin Rp 500 Melati Dijual Rp 5.000 Per Keping...

Kompas.com - 28/10/2022, 15:20 WIB
Rully R. Ramli,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Uang kuno kerap dijual dengan harga yang lebih tinggi dari nominal aslinya. Biasanya, semakin lama dan langka sebuah uang, maka harga jualnya semakin tinggi.

Meskipun sudah tidak lagi bisa digunakan untuk transaksi, sejumlah uang kuno masih diminati oleh para kolektor. Adapun harga jualnya bervariasi, tergantung kelangkaan dan jenis dari koin itu sendiri.

Salah satu jenis uang lama yang dijual dengan harga lebih tinggi dari nominal aslinya ialah uang logam kuning pecahan Rp 500 bergambar melati. Berdasarkan pantauan Kompas.com, uang tersebut kini dijual di berbagai platform marketplace, dengan harga yang bervariasi.

Baca juga: Kereta Cepat Mau Diperpanjang sampai Surabaya? Ini Kata Luhut

Salah satu penjual di Tokopedia membanderol harga Rp 5.000 untuk setiap keping uang Rp 500 itu. Harga tersebut dipatok penjual dengan memperhitungkan kondisi uang yang diklaim masih bagus.

"Koin belum pernah dipakai, koin belum pernah dicucik, dipecah dari kemasan (bundle), masuk kecelengan," tulis penjual itu, dikutip Jumat (28/10/2022).

Masih di platform yang sama, terdapat juga penjual yang menawarkan uang logam Rp 500 melati kecil ke dalam satu paket berisikan 7 keping uang Rp 500 melati dengan emisi berbeda. Paket ini dijual dengan harga Rp 20.000.

Baca juga: Akuisisi Twitter, Elon Musk Langsung Pecat Sejumlah Petingginya


"Ready stock harga untuk 1 set total 7 keping sesuai iklan. Koin asli dari BI. Kondisi bekas sudah dibersihkan jadi kinclong," tulis akun tersebut.

Toko yang berlokasi di Jakarta Barat itu sudah menjual 38 paket uang Rp 500 melati. Beragam komen positif juga ditinggalkan oleh para pembeli.

Selain di Tokopedia, uang logam Rp 500 melati kecil juga dijual di platform marketplace lain, seperti Bukalapak. Harga yang dipatok pun bervariasi, mulai dari Rp 2.000 per keping sampai Rp 5.000 per keping.

Baca juga: Ini Asuransi untuk Masyarakat yang Gemar Berolahraga dan Bepergian

Kriteria uang kuno dengan harga tinggi

Bagi Anda yang memiliki uang lama seperti uang logam Rp 500 melati kecil, mungkin juga bisa mencoba menjualnya di platform marketplace. Namun perlu diingat, tidak semua uang kuno bisa dijual dengan harga tinggi.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com sebelumnya, terdapat dua hal yang mempengaruhi harga jual uang kuno, yakni tingkat kelangkaan, semakin langka uang kuno semakin tinggi nilai harganya. Kemudian hal yang perlu diperhatikan juga ialah kondisi fisik uang.

Selain kedua faktor tersebut, ada lagi yang menjadi ketertarikan kolektor terhadap uang kuno, yang pertama uang dengan kondisi misprint atau miscut, yaitu uang yang mengalami salah cetak atau salah potong dalam pembuatannya. Kecacatan uang ini menjadi hal unik dan menarik bagi numismatis.

Ada pula, kolektor yang tertarik pada nomor seri uang yang unik, misalnya nomor seri yang urut atau kombinasi angka tertentu dianggap cantik. Keunikan-keunikan ini dapat meningkatkan harga jual uang kuno ditingkat online maupun offline.

Baca juga: Soal Kereta Cepat, Menhub: Jika Berlanjut, Waktu Tempuh Jakarta-Surabaya Hanya 4 Jam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com