Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rombak Jajaran Kemenkeu, Sri Mulyani Lantik 3 Pejabat Eselon I

Kompas.com - 01/11/2022, 19:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merombak jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), termasuk pejabat eselon I. Terdapat 638 pejabat yang dilantik, termasuk di antaranya tiga pejabat eselon I.

Pejabat eselon I tersebut yakni Astera Primanto Bhakti sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, Luky Alfirman dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, dan Suminto sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Sebelumnya Astera menjabat sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Luky sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, serta Suminto sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.

Baca juga: Ini Alasan SiCepat Ekspres Belum Bisa Hapus Sistem COD

Adapun sebelumnya posisi Direktur Jenderal Perbendaharaan dijabat oleh Hadiyanto yang saat ini sudah memasuki masa pensiun.

"Untuk seluruh pejabat, saya berpesan tingkatkan kolaborasi dan sinergi, karena kita semua paham betapa semakin kompleksnya tantangan dalam perekonomian kita," ujar Sri Mulyani dalam acara pelantikan di Kantor Kemenkeu, Selasa (1/11/2022).

Ia mengatakan, perombakan jajaran di lingkungan Kemenkeu merupakan upaya berkala untuk penyegaran dan revitalisasi seluruh unit di Kemenkeu. Harapannya, dengan perombakan ini bisa meningkatkan integritas dan kolaborasi agar sigap menghadapi tantangan dan mengawal pemulihan ekonomi.

Baca juga: Jumlah Kunjungan Wisman Melonjak Tinggi


Bendahara Negara itu menekankan, kondisi perekonomian global saat ini memang tengah dihadapkan sejumlah tantangan yang kompleks dan berat, seiring dengan masih memanasnya perang antara Rusia dan Ukraina.

Saat ini harga komoditas melonjak yang memicu kenaikan inflasi. Kondisi tingginya inflasi pun direspons bank-bank sentral dengan kenaikan suku bunga acuan yang memicu pelemahan pertumbuhan ekonomi, bahkan ekonomi global diproyeksi mengalami resesi pada 2023.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani meminta jajarannya untuk sigap menghadapi setiap tantangan perekonomian, baik dari faktor eksternal maupun domestik.

Baca juga: Elon Musk Caplok Twitter, Kripto Dogecoin Melesat Lebih dari 100 Persen Selama Sepekan

"Kemenkeu diharapkan merespons dan menghadapi tantangan dengan sigap. Ini bukan masa yang normal. Saya berharap jajaran kemenkeu bisa mendedikasikan dirinya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, beyond normal function," ungkap dia.

Adapun selain pelantikan tiga jabatan eselon I, terjadi promosi antar unit yang melibatkan 11 unit eselon I dan II unit noneselon, terdiri dari 39 pejabat di eselon III, 79 pejabat eselon IV, dan 3 pejabat unit non eselon.

Selain itu, dilakukan mutasi internal di unit eselon I sebanyak 321 pejabat eselon III dan 52 orang pejabat eselon IV.

Lalu mutasi jabatan fungsional pada tingkat madya sebanyak 108 orang pemeriksa pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan 6 orang auditor di Inspektorat Jenderal, serta pengangkatan 27 orang pada jabatan analisis Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Baca juga: Asetnya hanya Rp 3,1 Miliar, Bank Artha Graha Ajukan Pembubaran Dana Pensiun ke OJK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naik Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Cara Buka Rekening BSI Online Tanpa ke Bank, Bisa Langsung Aktif

Cara Buka Rekening BSI Online Tanpa ke Bank, Bisa Langsung Aktif

Spend Smart
Tips Memilih Saham IPO agar Tidak 'Boncos'

Tips Memilih Saham IPO agar Tidak "Boncos"

Earn Smart
Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda, Harga Minyak Dunia Naik Hampir 2 Persen

Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda, Harga Minyak Dunia Naik Hampir 2 Persen

Whats New
KAI Properti Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

KAI Properti Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Pangkas 500 Karyawannya, eBay Bakal Fokus Garap Bisnis yang Menguntungkan

Pangkas 500 Karyawannya, eBay Bakal Fokus Garap Bisnis yang Menguntungkan

Whats New
Kreditur Minta Pengadilan Nyatakan Garuda Indonesia Pailit

Kreditur Minta Pengadilan Nyatakan Garuda Indonesia Pailit

Whats New
Investor Asing Kembali Catat Net Buy, Saham Perbankan Masih Paling Diminati

Investor Asing Kembali Catat Net Buy, Saham Perbankan Masih Paling Diminati

Earn Smart
IHSG Berpotensi Tertekan, Cermati Saham-saham Berikut Ini

IHSG Berpotensi Tertekan, Cermati Saham-saham Berikut Ini

Earn Smart
Sengkarut Asuransi Bermasalah Bikin Presiden Jokowi 'Gerah', Bagaimana Penanganannya hingga Saat Ini?

Sengkarut Asuransi Bermasalah Bikin Presiden Jokowi "Gerah", Bagaimana Penanganannya hingga Saat Ini?

Whats New
[POPULER MONEY] Beli Minyakita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP | Uji Coba Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP akan Diperluas

[POPULER MONEY] Beli Minyakita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP | Uji Coba Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP akan Diperluas

Whats New
Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Earn Smart
Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Harga BBM Nonsubsidi Berubah Berkala, Masyarakat Perlu Edukasi agar Terbiasa

Harga BBM Nonsubsidi Berubah Berkala, Masyarakat Perlu Edukasi agar Terbiasa

Whats New
Kemenaker: BUMN Bisa Jadi Aktor Penting Terwujudnya Indonesia Emas di 2045

Kemenaker: BUMN Bisa Jadi Aktor Penting Terwujudnya Indonesia Emas di 2045

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+