Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siap Jamin Polis Asuransi, LPS Minta Waktu 5 Tahun

Kompas.com - 10/11/2022, 06:36 WIB
Yoga Sukmana

Penulis

BADUNG, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)) menyatakan siap jika diberi kewenangan manjadi penyelanggara program penjaminan polis asuransi.

Namun Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya masih perlu waktu untuk menyiapkan program penjaminan tersebut.

"Mungkin perdebatannya kita sih maunya (perusahaan asuransi) yang sehat aja yang masuk dijamin LPS," ujarnya di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (9/11/2022).

Baca juga: Tangkal Serangan Siber, LPS Rekrut White Hat Hacker

"Mungkin cukup 5 tahun tapi ada yang minta 3 tahun. Tapi saya sih bilang 5 tahun cukuplah kita mempersiapkan menjamin polis asuransi," sambung dia.

Meski begitu, LPS masih harus menunggu pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) jadi UU.

Dikutip dari Kontan.co.id, draf final RUU PPSK per 20 September 2022, tepatnya pasal 78, disebutkan bahwa program penjaminan polis asuransi diselenggarakan oleh LPS.

Purbaya mengatakan jika diberi kewenangan menjadi penyelenggara penjamin polis asuransi, LPS mungkin melakukan perubahan struktur organisasi karena perlu ada penambahan dewan komisioner khusus terkait penjaminan simpanan.

"Kita juga perlu menyiapkan industri asuransinya sendiri agar siap memenuhi syarat penjaminan," kata dia.

Baca juga: LPS: Data Pertumbuhan Ekonomi Bantah Pernyataan yang Bilang Indonesia Akan Resesi


Memulihkan kepercayaan

Selain itu, LPS juga mengatakan ada respons positif dari para pelaku di industri asuransi terkait kabar LPS bakal menjaminan polis asuransi.

Bahkan Purbaya meyakini program pejaminan asuransi akan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi yang tergerus akibat banyaknya perusahaan asuransi bermasalah.

"Saya pikir kalau ada program penjaminan kepercayaan masyarakat ke asuransi bisa tumbuh lagi dan industri asuransi bisa tumbuh dengan baik. Masarakat pun tenang karena uangnya mungkin akan lebih dijamin dibanding sebelumnya," kata Purbaya.

Baca juga: LPS Dorong Isu Ekonomi Hijau Masuk ke Dunia Penjaminan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Nyaris 10 Juta Gen Z Pengangguran, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Nyaris 10 Juta Gen Z Pengangguran, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Whats New
Sebut Tidak Kooperatif Berantas Judi 'Online', Menkominfo Ancam Tutup Telegram

Sebut Tidak Kooperatif Berantas Judi "Online", Menkominfo Ancam Tutup Telegram

Whats New
Elon Musk Tolak Pengenaan Tarif 100 Persen untuk Kendaraan Listrik China

Elon Musk Tolak Pengenaan Tarif 100 Persen untuk Kendaraan Listrik China

Whats New
Rilis Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, BSI Berikan Imbal Hasil hingga 7,2 Persen

Rilis Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, BSI Berikan Imbal Hasil hingga 7,2 Persen

Whats New
Tips Cari Kerja bagi 'Fresh Graduate'

Tips Cari Kerja bagi "Fresh Graduate"

Work Smart
Kejar Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gaet 500 Mahasiswa di Kalbar

Kejar Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gaet 500 Mahasiswa di Kalbar

Whats New
Tiga Hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Resume Lamaran Kerja

Tiga Hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Resume Lamaran Kerja

Work Smart
OJK Tunggu Pengajuan Nama Komisaris Utama Bank Muamalat

OJK Tunggu Pengajuan Nama Komisaris Utama Bank Muamalat

Whats New
Per Maret 2024,  BCA Telah Gelontorkan Rp 117,7 Triliun untuk UMKM

Per Maret 2024, BCA Telah Gelontorkan Rp 117,7 Triliun untuk UMKM

Whats New
Daftar 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub yang Buka Formasi CPNS 2024

Daftar 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub yang Buka Formasi CPNS 2024

Whats New
Starlink Belum Punya Kantor di Indonesia, Menkominfo Beri Waktu 3 Bulan

Starlink Belum Punya Kantor di Indonesia, Menkominfo Beri Waktu 3 Bulan

Whats New
Kurangi Sampah Plastik, Indonesia Dapat Pinjaman dari ADB Hampir Rp 8 Triliun,

Kurangi Sampah Plastik, Indonesia Dapat Pinjaman dari ADB Hampir Rp 8 Triliun,

Whats New
Respons Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Tidak Ada Keluhan Gangguan Suplai Bahan Industri

Respons Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Tidak Ada Keluhan Gangguan Suplai Bahan Industri

Whats New
Bertemu Petinggi Nikkei Inc, Menko Airlangga Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Bertemu Petinggi Nikkei Inc, Menko Airlangga Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Whats New
Libur Panjang Waisak, Jasa Marga Catat 292.820 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Libur Panjang Waisak, Jasa Marga Catat 292.820 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com