Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inflasi AS Turun, Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen

Kompas.com - 11/11/2022, 07:08 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

NEW YORK, KOMPAS.com – Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (11/11/2022) waktu setempat atau Jumat pagi (waktu Indonesia/WIB). Pergerakan harga minyak dibayangi oleh data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan.

Mengutip CNBC, harga minyak mentah Brent naik 1,1 persen pada level 93,67 dollar AS per barrel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,8 persen dan menetap di level 84,67 dollar AS per barrel.

Data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, mengimbangi kekhawatiran akan kasus Covid-19 di China yang diperkirakan akan menekan permintaan bahan bakar. Investor berharap The Fed bisa meredam kenaikan suku bunga secara agresif untuk mendukung permintaan minyak.

“Data Indeks Harga Konsumen bisa menjadi titik balik yang diharap-harapkan oleh investor,” kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA.

“Masih ada banyak tantangan di depan, tetapi segalanya tiba-tiba terlihat sedikit lebih positif,” ungkap Erlam.

Baca juga: Kembali Turun, Harga Minyak Dunia Makin Jauhi Level 100 Dollar AS

Indeks dollar AS juga mengalami penurunan lebih dari 2 persen, karena prospek ekonomi yang cerah mendorong investor untuk mejaduh dari safe heaven, sementara greenback menuju aset berisiko termasuk minyak.

Pelemahan dollar AS membuat minyak dalam denominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Di sisi lain, China sedang berjuang melawan peningkatan infeksi Covid-19 di beberapa kota yang vital secara ekonomi, termasuk Beijing. Giovanni Staunovo, analis komoditas di UBS mengungkapkan, kekhawatiran tentang pembatasan mobilitas semakin membatasi kenaikan harga minyak mentah.

“Di pusat manufaktur Guangzhou, jutaan penduduk diperintahkan untuk menjalani test Covid-19 pada hari Rabu. Rusia juga menarik pasukannya dari Kherson di Ukraina, hal ini menahan kenaikan harga minyak dunia,” kata Matt Smith, analis di Kpler.

Baca juga: Kekhawatiran Permintaan China Dorong Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen


Minyak mentah melonjak awal tahun ini karena invasi Rusia ke Ukraina meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan, dimana harga minyak Brent mendekati rekor tertinggi 147 dollar AS per barrel.

Harga sejak itu jatuh di tengah kekhawatiran kemungkinan resesi. Brent telah turun lebih dari 6 persen pekan ini.

Pasar juga berada di bawah tekanan pada hari Rabu dari kenaikan besar stok minyak AS, sebesar 3,9 juta barrel atau mencapai level tertinggi sejak Juli 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+