Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Tentukan Produk Awal Investasi yang Paling Cocok Untukmu

Kompas.com - 14/11/2022, 13:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Nika Halida Hashina dan Ikko Anata

KOMPAS.com - Pemahaman masyarakat terkait investasi sejak pandemi telah meningkat. Hal ini didukung oleh perkembangan teknologi dan digitalisasi dalam berbagai aspek yang membuat pengetahuan bidang finansial turut meningkat.

Digitalisasi juga membuat beberapa cara berinvestasi menjadi lebih mudah terutama karena banyaknya bentuk investasi modal kecil yang bisa dimulai lewat berbagai aplikasi. Oleh karena itu, sebagai pemula, kita tidak perlu khawatir untuk memulai investasi.

Tahap memulai bisa dikatakan sebagai penentu pembelajaran kita dalam berinvestasi. Hal ini juga diungkapkan Djumiyati dan Joice Tauris Shanti dalam siniar Cuan episode “Ngerumpi CUAN: Perjalanan Awal Mula Berinvestasi ala CFP” atau melalui tautan https://dik.si/CUANInvestasiCFP.

Sebelum investasi menjadi mudah seperti saat ini, Joice dan Djum telah melakukan investasi dengan mendatangi bank dan membeli produk investasi secara manual. Mereka bercerita bahwa prosesnya cukup memakan waktu.

Baca juga: Kisah Korupsi dalam Secangkir Kopi Multatuli

Lantas, apalagi yang ditunggu? Dengan kemudahan sekarang, yuk segera berinvestasi! Berikut ini adalah langkah memilih produk investasi yang dapat dilakukan menurut OJK.

Kenali Tujuan Investasi

Sebelum memulai berinvestasi, kita perlu menentukan untuk apa kita berinvestasi. Dari hal ini, kita dapat menentukan jangka waktu berinvestasi yang dibutuhkan. Berbeda dengan tabungan

Dengan tujuan yang tepat ini, kita juga dapat mengenali profil risiko yang bisa diambil. Hal ini untuk menghindari kerugian di kemudian hari. Misalnya kita ingin menabung sekaligus berinvestasi jangka panjang, maka pilihan yang tepat yang dapat diambil adalah reksa dana pasar uang.

Investasi reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang sedang ramai dilirik oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut dikarenakan kesempatan yang disediakan oleh reksadana sangat terbuka lebar.

Risiko yang Bisa Ditanggung

Reksa dana pasar uang memang tidak menawarkan lebih banyak keuntungan, namun produk ini juga minin risiko. Oleh karenanya, produk harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kepribadian kita.

Risk appetite atau selera risiko merupakan kecenderungan yang ditentukan oleh kepribadian atau profil risiko seperti lebih bisa menangani atau menyukai produk dengan risiko tinggi, risiko yang sedang-sedang saja, atau yang relatif aman.

Jumlah Dana yang Diinvestasikan

Jika memulai, kita cenderung ingin mencobanya terlebih dahulu bukan? Oleh karenanya, kita dapat menyiapkan modal kecil saja. Beberapa yang bisa dijangkau pemula adalah reksa dana dan deposito berjangka.

Investasi reksadana adalah sebuah investasi berupa wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi (MI).

Sedangkan, deposito bank atau deposito berjangka memiliki risiko yang cenderung kecil karena deposito merupakan jenis simpanan di bank yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

Baca juga: Peluang dari Bisnis Keripik

Untuk reksa dana, bahkan hanya dengan Rp100.000 saja, kita bisa memulai investasi. Bukan hanya itu, terdapat juga beberapa sekuritas yang menawarkan investasi reksadana hanya dengan modal investasi kecil Rp10.000 saja dengan profit harian.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ekonomi China Tumbuh Lebih dari Perkiraan, Pemerintah Berharap Investasi Jalan Terus

Ekonomi China Tumbuh Lebih dari Perkiraan, Pemerintah Berharap Investasi Jalan Terus

Whats New
Pemerintah Pantau Harga Minyak untuk Kebijakan Subsidi Energi

Pemerintah Pantau Harga Minyak untuk Kebijakan Subsidi Energi

Whats New
Dorong Kesejahteraan Pegawai, Bank Mandiri Integrasikan Program 'Well-Being'

Dorong Kesejahteraan Pegawai, Bank Mandiri Integrasikan Program "Well-Being"

Whats New
CEO Apple Berkunjung ke Indonesia, Bakal Tanam Investasi?

CEO Apple Berkunjung ke Indonesia, Bakal Tanam Investasi?

Whats New
Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah

Whats New
Menperin: Konflik Iran-Israel Bikin Ongkos Produksi Energi RI Naik

Menperin: Konflik Iran-Israel Bikin Ongkos Produksi Energi RI Naik

Whats New
Pelaku Industri Satelit Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Akses Internet Domestik

Pelaku Industri Satelit Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Akses Internet Domestik

Whats New
Sebanyak 930 Perusahaan Nunggak Bayar THR, Terbanyak di DKI Jakarta

Sebanyak 930 Perusahaan Nunggak Bayar THR, Terbanyak di DKI Jakarta

Whats New
3 Faktor Kunci yang Pengaruhi Perekonomian RI Menurut Menko Airlangga

3 Faktor Kunci yang Pengaruhi Perekonomian RI Menurut Menko Airlangga

Whats New
IHSG Melemah, Ini 5 Saham Paling 'Boncos'

IHSG Melemah, Ini 5 Saham Paling "Boncos"

Whats New
10 Bandara Tersibuk di Dunia Sepanjang Tahun 2023

10 Bandara Tersibuk di Dunia Sepanjang Tahun 2023

Whats New
Kedubes Denmark Buka Lowongan Kerja, Gaji Rp 132 Juta Per Tahun

Kedubes Denmark Buka Lowongan Kerja, Gaji Rp 132 Juta Per Tahun

Whats New
Pelemahan Rupiah Akan Berpengaruh pada Manufaktur RI

Pelemahan Rupiah Akan Berpengaruh pada Manufaktur RI

Whats New
Rupiah 'Ambles', Pemerintah Sebut Masih Lebih Baik dari Ringgit dan Yuan

Rupiah "Ambles", Pemerintah Sebut Masih Lebih Baik dari Ringgit dan Yuan

Whats New
Perkuat Struktur Pendanaan, KB Bank Terima Fasilitas Pinjaman 300 Juta Dollar AS dari Korea Development Bank

Perkuat Struktur Pendanaan, KB Bank Terima Fasilitas Pinjaman 300 Juta Dollar AS dari Korea Development Bank

BrandzView
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com