Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BNI yang Pasif

Kompas.com - 15/11/2022, 11:39 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki banyak rekening tabungan kini sudah menjadi hal lumrah. Namun dari sekian banyak rekening, pasti ada satu atau dua rekening tabungan yang jarang digunakan. Alhasil rekening tabungan itu menjadi pasif atau dormant.

Dilansir dari laman bni.co.id, rekening tabungan dapat dinyatakan pasif atau dormant apabila selama 6 bulan berturut-turut rekening tersebut tidak ada transaksi debit maupun kredit, selain pendebitan dan pengkreditan oleh sistem.

Hal ini berlaku untuk nilai saldo berapapun yang ada di rekening.

Sedangkan untuk Rekening BNI Simpanan Pelajar akan dinyatakan pasif (dormant) bila tidak aktif Selama 12 bulan berturut-turut.

Baca juga: Proses Verifikasi Cepat, Ini Cara Buka Rekening blu by BCA Digital

Dampak jika rekening BNI pasif

Lantas apa saja yang akan terjadi jika rekening BNI menjadi pasif atau dormant? Dikutip dari laman resmi BNI, berikut beberapa dampak yang akan terjadi jika rekening BNI pasif:

1. Tidak dapat melakukan transaksi pendebitan baik penarikan tunai dan pemindahbukuan atau transfer melalui e-channel maupun pembelanjaan di merchant atau melalui EDC.

2. Tidak boleh melakukan aktivasi e-channel.

3. Tetap bisa menerima transaksi transfer masuk selain melalui cabang BNI dari bank lain atau transfer dari transaksi e-channel. Namun tidak mengubah status rekening menjadi aktif.

Cara mengaktifkan kembali rekening BNI pasif

Jika status rekening tabungan BNI Anda dinyatakan pasif (dormant), Anda masih bisa mengaktifkannya kembali dengan cara berikut:

1. Hubungi BNI Call di nomor 1500046 untuk mengecek status rekening BNI Anda.

2. Jika ternyata pasif atau dormant, maka Anda dapat segera aktivasi kembali rekening tersebut di kantor cabang BNI terdekat.

3. Tanyakan kepada petugas BNI Call apa saja persyaratan yang perlu dibawa untuk mengaktifkan kembali rekening BNI yang pasif.

4. Datangi kantor cabang BNI terdekat dengan membawa persyaratan aktivasi rekening pasif.

Demikian cara mengaktifkan kembali rekening BNI yang pasif atau dormant. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Tak Sampai 10 Menit, Ini Cara Migrasi Rekening Bank Jago Konvensional ke Syariah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Simak 5 Cara Merapikan Kondisi Keuangan Setelah Libur Lebaran

Simak 5 Cara Merapikan Kondisi Keuangan Setelah Libur Lebaran

Earn Smart
Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap China, KAI: Kita Enggak Ikut

Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap China, KAI: Kita Enggak Ikut

Whats New
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Berimbas ke Harga Barang Elektronik

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Berimbas ke Harga Barang Elektronik

Whats New
Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Sudah Dibuka, Ini Link, Jadwal, hingga Alurnya

Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Sudah Dibuka, Ini Link, Jadwal, hingga Alurnya

Whats New
Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 23 April 2024

Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 23 April 2024

Spend Smart
Pembentukan Badan Penerimaan Negara Masuk Dokumen Rencana Kerja Pemerintah 2025

Pembentukan Badan Penerimaan Negara Masuk Dokumen Rencana Kerja Pemerintah 2025

Whats New
Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Whats New
Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Whats New
Anjlok Rp 18.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2024

Anjlok Rp 18.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2024

Spend Smart
IHSG Awal Sesi Tancap Gas, Rupiah Malah Melemah

IHSG Awal Sesi Tancap Gas, Rupiah Malah Melemah

Whats New
Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Whats New
Bahan Pokok Hari Ini 23 April 2024: Harga Tepung dan Telur Naik, Daging Sapi dan Ayam Turun

Bahan Pokok Hari Ini 23 April 2024: Harga Tepung dan Telur Naik, Daging Sapi dan Ayam Turun

Whats New
Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Work Smart
Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com