Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BRI Patok Target Pertumbuhan Kredit 9-11 Persen pada 2023

Kompas.com - 16/11/2022, 13:42 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mematok target penyaluran kredit tumbuh 9-11 persen di 2023 meskipun kondisi ekonomi tahun depan diperkirakan masih diliputi ketidakpastian.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, target pertumbuhan kredit ini sejalan dengan target pertumbuhan kredit industri perbankan yang dipatok Bank Indonesia (BI) sebesar 10-12 persen di 2023.

"BRI memberikan guideline untuk tumbuh masuk di dalam range-nya BI. Kita targetkan kita bisa tumbuh di tahun depan untuk kredit 9-11 persen, itu target pertumbuhan kita," ujarnya saat konferensi pers virtual, Rabu (16/11/2022).

Baca juga: Tumbuh 106 Persen, BRI Cetak Laba Rp 39,31 Triliun di Kuartal III-2022

Dia menjelaskan, target pertumbuhan kredit tersebut dinilai cukup besar lantaran outstanding kredit BRI secara grup sudah mencapai Rp 1.111 triliun pada kuartal III-2022. Dengan realisasi kredit tersebut, BRI hanya mampu tumbuh 7,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal III-2022.

Artinya, dengan target pertumbuhan 10 persen misalnya, maka BRI harus menumbuhkan penyaluran kredit sebesar kurang lebih Rp 111 triliun di 2023.

"Itu bukan masalah kecil, itu cukup besar. Itu (perhitungan) kalau (tumbuh) 10 persen. Makanya guideline kita adalah 9-11 persen," jelasnya.

Baca juga: Cara Mencairkan Dana BOS Madrasah, Bawa Tanda Bukti Ini ke Bank

Kendati demikian, dia bilang, target pertumbuhan kredit tersebut cukup realistis lantaran BRI mampu memenuhi 4 syarat untuk melanjutkan pertumbuhannya.

Syarat pertama, BRI sudah memiliki kejelasan sumber pertumbuhan baru untuk perseroan yaitu melalui penyaluran kredit ke segmen mikro dan ultra mikro.

"Bisa dilihat bahwa di segmen mikro kita masih mampu tumbuh 14 persen," kata dia.

Kemudian, BRI juga memiliki modal yang cukup di mana saat ini rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BRI secara grup mencapai 26 persen sedangkan CAR BRI bank only 24 persen.

Baca juga: Simak 5 Cara Cek Mutasi BRI lewat HP hingga ATM dengan Mudah

Realisasi CAR tersebut menunjukkan BRI memiliki modal yang cukup bahkan berlebih, mengingat CAR 17,5 persen sudah cukup untuk memenuhi basel II dan sebagai countercyclical buffer.

"Kita punya CAR sampai 26 persen, maka sebenarnya kita memiliki modal yang lebih dari cukup untuk tumbuh," ungkapnya.

Dia mengungkapkan, BRI juga telah memenuhi syarat ketiga yakni memiliki likuiditas yang cukup di mana hal ini tercermin dari rasio antara kredit dan deposito (loan to deposit ratio/LAR) BRI secara konsolidasi sebesar 88,51 persen. Realisasi tersebut di bawah tingkat LDR yang optimal sebesar 92 persen.

"Sehingga kita masih bisa memacu pertumbuhan kita karena kita memiliki kecukupan likuiditas yang tercermin di LDR yang masih di bawah 90 persen," ucapnya.

Baca juga: Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP dan Syarat-syaratnya

Selain itu, BRI juga mampu merealisasikan pencadangan terhadap kredit bermasalah (non perforing loan/NPL coverage) sebesar 278,79 persen pada Kuartal III 2022. Angka tersebut, dia bilang, lebih dari sekedar aman untuk pencadangan jika terjadi pemburukan kualitas aset perseroan.

"Empat syarat pertumbuhan secara sederhana itu telah kita penuhi, maka kita berikan guideline untuk pertumbuhan kredit 9-11 persen," tukasnya.

Sebagai informasi, hingga akhir September 2022, total kredit dan pembiayaan BRI Group tercatat sebesar Rp 1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92 persen yoy.

Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI tercatat meningkat 9,83 persen yoy dari Rp 852,12 triliun di akhir September 2021 menjadi Rp 935,86 triliun di akhir September 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus meningkat, menjadi sebesar 84,20 persen.

Apabila dirinci lebih detail, portofolio kredit segmen mikro BRI tercatat tumbuh 14,12 persen yoy, segmen konsumer tumbuh 7,55 persen yoy, segmen kecil dan menengah tumbuh 2,89 persen yoy, dan segmen korporasi terkontraksi 1,24 persen yoy. Hal tersebut selaras dengan upaya BRI untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM hingga mencapai 85 persen.

Baca juga: Konsep Hybrid Bank BRI Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PAM Jaya Buka Lowongan Kerja hingga 24 Juni 2024, Simak Persyaratannya

PAM Jaya Buka Lowongan Kerja hingga 24 Juni 2024, Simak Persyaratannya

Work Smart
Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Work Smart
Gandeng Dukcapil, OJK Tingkatkan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Gandeng Dukcapil, OJK Tingkatkan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Whats New
Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

Whats New
Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Whats New
Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Whats New
Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Whats New
Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Whats New
Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Whats New
Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Whats New
Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Whats New
Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Whats New
KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com