Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Sebut Indonesia Sedang Berada di Puncak Kepemimpinan Global

Kompas.com - 21/11/2022, 15:49 WIB
Yohana Artha Uly,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Indonesia sedang berada dalam puncak kepimpinan secara global. Hal itu seiring dengan kepemimpinan RI dalam Presidensi G20 tahun ini, serta menjadi Ketua ASEN pada tahun 2023.

Hal itu diungkapkannya saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2022 yang ditayangkan secara virtual Youtube Sekretariat Presiden pada Senin (21/11/2022).

"Kita baru saja menyelesaikan KTT G20 di Bali. Ini adalah sebuah amanat dan kehormatan besar, dan betul-betul kita berada di puncak kepemimpinan saat ini, karena kita sekaligus juga sebagai Ketua ASEAN," kata dia.

Baca juga: Aturan Baru Jokowi: Upah Minimum 2023 Naik Maksimal 10 Persen

Menurutnya, kepemimpinan Indonesia di tingkat internasional tersebut merupakan kepercayaan yang tidak mudah diperoleh. Oleh sebab itu, ia menekankan perlunya menjaga kepercayaan global terhadap Indonesia.

Ia mencontohkan, sama halnya seperti pengusaha yang memiliki produk dan jasa untuk ditawarkan, jika sudah terpercaya maka akan lebih mudah perusahaan menjual produk atau jasanya.

"Kalau kita jadi pengusaha yang dibangun adalah kepercayaan orang terhadap kita. Sebagai negara, kita juga membangun kepercayaan internasional, kepercayaan global, kepercayaan negara-negara lain terhadap Indonesia. Ini yang tidak mudah," ucap Jokowi.

Menurutnya, kepercayaan internasional terhadap Indonesia terbentuk tak lepas dari kinerja perekonomian RI yang terjaga di tengah pelemahan global. Ekonomi Indonesia mampu tumbuh positif sebesar 5,72 persen (year on year/yoy) pada kuartal III-2022.

Baca juga: Jokowi Pantang Mundur, Kereta Cepat Harus Jadi meski Biaya Bengkak dan Pakai APBN


Kinerja itu didukung terjaganya konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,39 persen di kuartal III-2022. Selain itu, inflasi juga relatif terjaga di kisaran 5,71 persen (yoy) pada Oktober 2022.

Kemudian di dukung pula dengan kinerja ekspor secara riil yang tetap tumbuh 21,6 persen (yoy) di kuartal III-2022. Jokowi bilang, dengan realisasi itu, Indonesia menjadi salah satu negara anggota G20 yang memiliki kinerja ekonomi terbaik.

"Negara lain, internasional percaya kepada kita karena memang kita bisa dipercaya dan konkret, menyajikan angka-angka ekonomi kita yang bagus. Di antara negara-negara G20, kita termasuk yang terbaik. Coba dibandingkan dengan negara-negara G20 lainnya," ungkapnya.

Oleh karena itu, Jokowi menyatakan, perlunya tetap menjaga tren pemulihan ekonomi, yang dalam hal ini tentunya melibatkan peran para pelaku usaha untuk mendorong perekonomian nasional.

"Kita harus mempertahankan angka-angka yang baik. Ekonomi kita harus dijaga dan terus ditingkatkan. Itu hasil kerja keras dari para pengusaha, bapak-ibu sekalian yang berada di hadapan saya," pungkas dia.

Baca juga: Stok Bulog Kritis, Buwas Sarankan Jokowi Segera Impor Beras

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Ini 5 Bandara dengan Trafik Tertinggi Saat Penerbangan Haji 2024

Ini 5 Bandara dengan Trafik Tertinggi Saat Penerbangan Haji 2024

Whats New
Bos Pupuk: 56 Persen Petani yang Terdaftar di e-RDKK Belum Menebus Pupuk Subsidi

Bos Pupuk: 56 Persen Petani yang Terdaftar di e-RDKK Belum Menebus Pupuk Subsidi

Whats New
Satu Data Perkebunan, Strategi Kunci Capai Perkebunan yang Berkelanjutan

Satu Data Perkebunan, Strategi Kunci Capai Perkebunan yang Berkelanjutan

Whats New
Usai Cetak Rekor 'Marketing Sales' pada 2023, CTRA Bakal Tebar Dividen Rp 389 Miliar

Usai Cetak Rekor "Marketing Sales" pada 2023, CTRA Bakal Tebar Dividen Rp 389 Miliar

Whats New
Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Ekosistem Grab

Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Ekosistem Grab

Whats New
IHSG Menguat di Awal Sesi, Rupiah Koreksi

IHSG Menguat di Awal Sesi, Rupiah Koreksi

Whats New
Hasil Administrasi Sekolah Kedinasan 2024 Sudah Diumumkan, Cek di Sini

Hasil Administrasi Sekolah Kedinasan 2024 Sudah Diumumkan, Cek di Sini

Whats New
Hadapi Tren Pelemahan Rupiah dan IHSG, Ada Apa dengan Ekonomi Indonesia?

Hadapi Tren Pelemahan Rupiah dan IHSG, Ada Apa dengan Ekonomi Indonesia?

Whats New
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Kamis 20 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Kamis 20 Juni 2024

Spend Smart
Bengkak 41 Persen, Kerugian Indofarma Capai Rp 605 Miliar pada 2023

Bengkak 41 Persen, Kerugian Indofarma Capai Rp 605 Miliar pada 2023

Whats New
Harga Emas Terbaru 20 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 20 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Dorong Peluang Investasi Sektor Penerbangan, DPR Setujui Ratifikasi Protokol AFAS Ke-12

Dorong Peluang Investasi Sektor Penerbangan, DPR Setujui Ratifikasi Protokol AFAS Ke-12

Whats New
Mampukah IHSG Menguat Hari Ini? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Menguat Hari Ini? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Harga Bahan Pokok Kamis 20 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Harga Bahan Pokok Kamis 20 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Whats New
Kiat Superbank Jaga Kualitas Kredit Tetap Sehat

Kiat Superbank Jaga Kualitas Kredit Tetap Sehat

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com