Kompas.com - 22/11/2022, 19:10 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2023 diprediksi menjadi tahun yang gelap akibat krisis ekonomi, pangan, hingga energi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 serta perang Rusia-Ukraina.

Bahkan, beberapa waktu belakangan ini Presiden Joko Widodo juga telah mengakui adanya sinyal resesi di Eropa, Amerika Serikat, serta China yang turut berdampak pada Indonesia.

Oleh karena itu, dalam beberapa kesempatan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kerap menghimbau masyarakat untuk tetap optimis, berhati-hati, dan mulai bersiap menghadapi tahun 2023.

Resesi atau perlambatan ekonomi tentunya mempengaruhi daya beli masyarakat, sehingga mendorong mereka lebih selektif dalam pengeluaran dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan,” kata Timothy Astandu, Co-Founder dan CEO Populix dalam siaran pers, Selasa (22/11/2022).

Baca juga: Antisipasi Resesi 2023, OJK akan Perpanjang Relaksasi di Industri Asuransi

Lalu, bagaimana nasib para pelaku bisnis di tengah situasi ini? Apa saja yang harus dipersiapkan untuk membuat bisnis bertahan di tengah masa-masa penuh ketidakpastian tahun depan?

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh para pelaku bisnis, simak ulasannya berikut ini:

1. Manfaatkan peluang inovasi dengan riset pasar

Menurut Timothy, resesi seharusnya tidak menjadi penghalang sebuah bisnis untuk terus berinovasi. Namun, di tengah perubahan gaya hidup masyarakat menjadi lebih selektif terhadap pengeluaran mereka, pelaku bisnis perlu mengeksplor peluang inovasi dan terus beradaptasi dengan kebutuhan dan minat masyarakat melalui riset pasar.

Riset pasar akan membantu memberikan insights bagi bisnis terkait produk dan tren yang tengah berkembang di tengah masyarakat, ketertarikan calon pelanggan dengan produk yang akan diluncurkan, hingga mengetahui harga yang rela mereka keluarkan untuk membeli produk tersebut.

“Ada berbagai cara untuk melakukan riset pasar, salah satunya adalah dengan menggunakan platform survei online. Melalui platform survei online, pelaku bisnis bisa menyesuaikan kriteria responden yang ingin disasar sesuai dengan target market mereka,” ungkap Timothy.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.