Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Hasanuddin Wahid
Sekjen PKB

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Anggota Komisi X DPR-RI.

APEC dan Solusi Ekonomi Asia Pasifik

Kompas.com - 24/11/2022, 07:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

APEC juga berambisi meraih pencapaian Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan tujuan Perjanjian Paris, serta mendukung komitmen setiap anggota APEC untuk meraih net zero atau netralitas karbon.

APEC berkomitmen meningkatkan kapasitas adaptif, memperkuat ketahanan dan mengurangi kerentanan terhadap dampak buruknya perubahan iklim dan risiko melalui langkah-langkah adaptasi ke dalam kebijakan, strategi dan perencanaan, serta kesiapsiagaan dan manajemen bencana dan keadaan darurat.

APEC juga bertekad bertransformasi menjadi ekonomi hijau, seperti mengembangkan skema penetapan harga, memahami proses untuk menerapkan langkah-langkah peraturan hijau, memperkuat kolaborasi antarlembaga dan lintas ekonomi, meningkatkan kemitraan dengan sektor swasta, dan memobilisasi keuangan menuju investasi hijau.

Upaya pemulihan ekonomi pasca-Covid-19

Untuk mencapai pemulihan ekonomi pasca-Covid-19, APEC mendukung saran Presiden RI, Joko Widodo dalam KTT APEC Sesi I di Bangkok, Jumat 18 November 2022, supaya setiap anggotanya melakukan reformasi struktural yang berfokus pada pertumbuhan yang dirancang agar inklusif, berkelanjutan, dan ramah inovasi.

Dalam jangka pendek, Presiden Jokowi mendorong sesama anggota APEC untuk berkolaborasi guna mengatasi inflasi dan memastikan ketahanan pangan.

Untuk jangka panjang, Jokowi mendorong perwujudan APEC Food Security Roadmap Towards 2030 untuk memastikan ketahanan pangan melalui beberapa hal, yakni teknologi yang inovatif dan digitalisasi, peningkatan produktivitas dan efisiensi sistem pangan, serta kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ini termasuk menyiapkan lingkungan yang memungkinkan semua jenis bisnis, termasuk UMKM dan start-up berkolaborasi untuk meningkatkan peluang dan menjadi kompetitif, terspesialisasi, inovatif, dan berekspansi ke pasar internasional.

Secara bersama APEC menegaskan kembali komitmennya terhadap Enhanced APEC Agenda for Structural Reform (EAASR) dan berupaya untuk membuat kemajuan kolektif dan individu, termasuk kemudahan melakukan bisnis.

Untuk meningkatkan daya saing sektor jasa, terutama perjalanan, transportasi, dan layanan lain yang paling terpukul oleh pandemi Covid-19, APEC menegaskan kembali komitmennya untuk mempercepat pekerjaan sebagai tanggapan terhadap APEC Services Competitiveness Roadmap (2016-2025).

Sementara itu, pejabat tingkat menteri dan perwakilan tingkat tinggi APEC telah menyusun rencana pemulihan penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Validasi NIK Jadi NPWP secara Online

Cara Validasi NIK Jadi NPWP secara Online

Whats New
Mahfud MD Sebut Revisi UU Perkoperasian Sudah Mendesak

Mahfud MD Sebut Revisi UU Perkoperasian Sudah Mendesak

Whats New
Freeport Buka Lowongan Kerja hingga 7 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Freeport Buka Lowongan Kerja hingga 7 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Work Smart
Waspada, Ini Daftar Pinjol Ilegal Terbaru yang Dirilis OJK

Waspada, Ini Daftar Pinjol Ilegal Terbaru yang Dirilis OJK

Whats New
Catat Limit Transfer BRI ke Bank Lain via Mobile Banking hingga ATM

Catat Limit Transfer BRI ke Bank Lain via Mobile Banking hingga ATM

Spend Smart
IHSG Sepekan Tumbuh 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.504 Triliun

IHSG Sepekan Tumbuh 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.504 Triliun

Whats New
Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BCA, Soal Ganti Rugi hingga Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BCA, Soal Ganti Rugi hingga Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Whats New
KCJB Sudah 84 Persen, Menhub: Pak Luhut, Pak Erick, dan Saya Ditugaskan Presiden Mengawal Proyek Ini

KCJB Sudah 84 Persen, Menhub: Pak Luhut, Pak Erick, dan Saya Ditugaskan Presiden Mengawal Proyek Ini

Whats New
Sidak Bandara Juanda, Kemenaker Cegah Keberangkatan 87 Calon Pekerja Migran Ilegal

Sidak Bandara Juanda, Kemenaker Cegah Keberangkatan 87 Calon Pekerja Migran Ilegal

Whats New
Terbaru UMR Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan 2023

Terbaru UMR Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan 2023

Work Smart
Gaji UMR Brebes 2023 dan 34 Daerah Lain se-Jateng

Gaji UMR Brebes 2023 dan 34 Daerah Lain se-Jateng

Work Smart
Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni UGM

Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni UGM

Spend Smart
Sering Dikira Merek Asing, Siapa Pemilik Holland Bakery Sebenarnya?

Sering Dikira Merek Asing, Siapa Pemilik Holland Bakery Sebenarnya?

Whats New
Promo Akhir Pekan Indomaret, Ada Diskon Minyak Goreng hingga Beras

Promo Akhir Pekan Indomaret, Ada Diskon Minyak Goreng hingga Beras

Spend Smart
Belum Validasi NIK Jadi NPWP, Apakah Tetap Bisa Lapor SPT Tahunan?

Belum Validasi NIK Jadi NPWP, Apakah Tetap Bisa Lapor SPT Tahunan?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+