PLN Gandeng Surveyor Indonesia Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Kompas.com - 24/11/2022, 20:10 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Surveyor Indonesia terkait dengan kerja sama kegiatan survei, inspeksi, verifikasi dan konsultasi teknis untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri dan pekerjaan di sektor ketenagalistrikan.

Adapun tujuan dari nota kesepahaman ini adalah untuk memastikan kesesuaian infrastruktur ketenagalistrikan. Ruang lingkup kerja sama ini mencakup sejumlah aspek, seperti pekerjaan verifikasi dan due diligence meliputi kapabilitas industri, kualitas dan kuantitas bahan bakar.

Selain itu juga mencakup aspek material/peralatan dan teknologi, capaian tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga vendor assesment. Lalu, studi dan kajian yang meliputi tentang TKDN, regulasi, market analysis/ market sounding, design study dan feasbility study.

Baca juga: Green Airport untuk Menekan Biaya Operasional Bandara

Ada juga audit dan sertifikasi meliputi sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen K3 dan sertifikat laik operasi (SLO). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, TKDN perlu didorong untuk mengurangi impor.

"PLN sudah commit Rp 300 triliun belanja dalam negeri. Ini penting, karena sebetulnya program TKDN bahasa lainnya substitusi impor," katanya dalam siaran pers, Kamis (24/11/2022).

Airalngga mengungkapkan, dalam kebijakan publik, pemerintah mendorong dua hal yakni membangun industri berorientasi ekspor untuk menghasilkan devisa dan subtitusi impor untuk menghemat devisa.

"Mengapa devisa penting, karena 1-2 tahun ke depan pertandingan kita ini adalah di kurs," ujar Airlangga.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, belanja PLN mencapai sekitar Rp 300 triliun. Dari angka itu, sebanyak Rp 200 triliun dibelanjakan di dalam negeri. Darmawan juga menuturkan, dalam menjalankan usaha PLN melibatkan ribuan pemasok dalam negeri dan jutaan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani Minta Pemda Belanjakan Rp 278 Triliun Dana yang Mengendap di Bank

"Spending di PLN sekitar Rp300 triliun. Sekitar Rp 200 triliun kita belanjakan di dalam negeri. Ada 9.700 pemasok dalam negeri. Ada 4 juta rakyat Indonesia untuk ikut terlibat menyediakan produk kelistrikan dari energi primer, pembangkit, transmisi, sampai distribusi," kata Darmawan.

Dia menjelaskan, pemerintah dalam waktu dekat akan memberikan arahan di mana belanja yang dikeluarkan harus punya TKDN minimal 50 persen. Darmawan mamastikan, PLN secara totalitas akan mewujudkan hal tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.