Menpan-RB: PR Penyederhanaan Proses Layanan Kepegawaian Harus Diselesaikan

Kompas.com - 24/11/2022, 22:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan penyederhanaan proses layanan kepegawaian terus berprogres.

Sebab kata dia, dengan begitu maka aparatur sipil negara (ASN) akan segera merasakan kemudahan dalam mengurus berbagai layanan seperti kenaikan pangkat, pindah instansi atau mutasi, serta penetapan pensiun.

"Pekerjaan rumah (PR) yang sudah delapan tahun ini harus sudah selesai. Kerja instansi paguyuban harus ditarget," ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Paguyuban PANRB di Banyuwangi, Jawa Timur, dikutip melalui siaran pers Kementerian PANRB, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Menpan-RB Siapkan Skenario Pemindahan ASN ke IKN

Data memegang peranan penting dalam penyederhanaan proses bisnis layanan. Pada minggu pertama November, data anomali baru diselesaikan sebesar 15,35 persen. Namun hingga 23 November 2022 sudah mencapai 86,14 persen.

Di samping itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong instansi pemerintah untuk segera melakukan pemutakhiran data secara mandiri. Pemutakhiran data mandiri (PDM) instansi di awal November sebesar 76,04 persen, dan saat ini mencapai 81,88 persen.

Sementara pemutakhiran data mandiri yang ada di BKN dari 35,58 persen di awal November sudah berprogres sebesar 86,32 persen.

Lebih lanjut Anas mengungkapkan, dalam menuntaskan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini, ditemui permasalahan yakni adanya ketidakkonsistenan data atau data anomali.

Baca juga: Soal PPPK Nakes, Menpan RB: Ini Prioritas Bapak Presiden...

"Progres penuntasan data ini cukup progresif dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara. Kita harus semakin cepat agar bisa memberikan kemudahan bagi ASN di seluruh Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa target kinerja yang dimandatkan kepada BKN terus dikebut. Ia memaparkan strategi simplikasi proses bisnis layanan kepegawaian, progres simplikasi, dan rencana simplikasi layanan kepegawaian.

Bima juga menjabarkan mengenai skema integrasi data Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) kepada Sistem Informasi ASN (SIASN). Lebih lanjut kata dia, percepatan proses bisnis layanan pensiun dan pindah instansi dapat dirasakan mulai Desember 2022.

Sementara untuk kenaikan pangkat, target percepatannya pada April 2023. Kepengurusan layanan kepegawaian ditargetkan selesai paling lama dua hari. Pengelolaan data kepegawaian saat ini masih kerap dibebankan hanya kepada staf, terutama dalam hal pemutakhiran data. Dengan jumlah staf yang tidak banyak, data ini tidak kunjung mutakhir. Kolaborasi dengan setiap ASN menjadi keharusan untuk mewujudkan data yag mutakhir dan cepat.

Baca juga: BKN Sebut Proses Pensiun PNS Kini Bisa 1 Hari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.