Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perluas Jaringan, BUMN BKI Teken Kerja Sama dengan Emirates Classification Society

Kompas.com - 26/11/2022, 15:00 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Dua badan klasifikasi, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI dan Emirates Classification Society (TASNEEF) meneken kerja sama dalam rangka peningkatan layanan dan perluasan jaringan di tingkat internasional.

Kegiatan penandatanganan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 November 2022 di CI Tower, 17th Floor, Al Khalidiya, Corniche Road, Abu Dhabi, United Arab Emirates.

Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto mengatakan kerja sama ini juga bertujuan untuk transfer knowledge dan teknologi bagi kedua belah pihak.

“Dengan munculnya jalinan kerja sama ini, kami berharap akan menjadi booster bagi keduanya sehingga ke depan bisa tergabung menjadi anggota International Association of Classification Societies (IACS),” ujar Rudiyanto melalui keterangannya, Sabtu (26/11/2022).

Baca juga: BKI: Selain Teknologi, Permasalahan Soal Legalitas juga Penting untuk UMKM

Menurut Rudiyanto, sebagai BUMN, BKI berusaha memberikan yang terbaik untuk para klien kami dengan menjaga kualitas pekerjaan, salah-satunya dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang klasifikasi.

“Terutama pada klasifikasi kapal berdasarkan konstruksi lambung, mesin dan listrik kapal dengan penilaian teknis kelaiklautan kapal untuk berlayar) dan Layanan Komersial untuk Jaminan Independen; inspeksi, Penilaian & Audit; Pengujian; Pemantauan & Pengawasan; Konsultasi; dan Sertifikasi bidang kelautan offshore, kesehatan dan sektor industri yaitu Emirates Classification Society (TASNEEF),” tambahnya.

Baca juga: BKI Dorong Hilirisasi Produk Perkebunan untuk Bisa Berkontribusi ke Perekonomian Nasional

Soal TASNEEF

Sebagai tambahan informasi, Emirates Classification Society (TASNEEF) merupakan perusahaan yang didirikan sejak 2012 sebagai Arab Classification Society pertama di negara Arab, yang melayani berbagai klien dan layanan khusus industri.

TASNEEF menawarkan tingkat layanan tertinggi melalui tiga anak perusahaannya; TASNEEF Maritime yang merupakan satu-satunya lembaga klasifikasi kapal dalam grup.

TASNEEF-RINA Business Assurance L.L.C., Badan Sertifikasi Internasional yang berbasis di Uni Emirat Arab, berusaha untuk mencapai keunggulan dalam kinerja karyawan serta produk dan layanan dalam organisasi melalui pelatihan, layanan konsultasi, dan sertifikasi.

TASNEEF Assent Integrity adalah inspeksi pihak ketiga yang menawarkan layanan pelatihan dan konsultasi kepada industri untuk memastikan keamanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

Whats New
Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Whats New
Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Whats New
Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Whats New
Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Whats New
Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Whats New
Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Whats New
Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Whats New
Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Whats New
Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Whats New
Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Whats New
Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Whats New
Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Whats New
Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+