Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Segera Meluncur

Kompas.com - 30/11/2022, 13:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Papan pencatatan saham papan ekonomi baru direncanakan meluncur pada 5 Desember mendatang. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, proses persiapan papan ekonomi baru terus bergulir.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan implementasi papan ekonomi baru. Ini meliput perangkat sistem maupun perangkat pengaturan di bursa.

Oleh karenanya, Ia optimis target implementasi papan ekonomi baru dapat dilaksanakan tepat waktu, yaitu pada Desember mendatang.

Baca juga: BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

 

“Kami telah berkoordinasi dengan OJK dan pihak terkait guna mendukung tercapainya implementasi Papan Ekonomi Baru pada Desember 2022,” ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2022).

Nyoman mengungkapkan, dari sisi kesiapan anggota bursa, pihaknya juga telah melakukan beberapa pengujian sistem bersama dengan anggota bursa dengan hasil yang baik. Anggota bursa dipastikan siap untuk mengimplementasikan papan ekonomi baru.

Nantinya, Ia menambah, saham dalam papan ekonomi baru dapat diidentifikasi oleh investor dengan adanya segmentasi papan pencatatan baru dan juga notasi khusus.

"Adapun notasi khusus yang akan dimiliki oleh perusahaan yang tercatat di papan ekonomi baru adalah K atau I,” katanya.

Kemudian, Nyoman menjelaskan, notasi khusus “K” artinya Perusahaan Tercatat yang menerapkan Saham Dengan Hak Suara Multipel dan tercatat di Papan Ekonomi Baru. Sementara notasi khusus “I” artinya Perusahaan Tercatat yang tidak menerapkan Saham Dengan Hak Suara Multipel dan tercatat di Papan Ekonomi Baru.

“Pada dasarnya, pemberian notasi khusus ini bukan merupakan suatu bentuk sanksi atau ketetapan yang bersifat negatif, namun semata-mata menerangkan status suatu perusahaan tercatat berdasarkan kondisi aktualnya, atas hal-hal yang informasinya bersifat publik," tuturnya.

"Hal ini termasuk mengenai karakteristik khusus suatu perusahaan misalnya perusahaan di papan ekonomi baru. Informasi notasi khusus ini selanjutnya dapat dilihat di website Bursa dan juga aplikasi online trading dari masing-masing anggota bursa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, papan ekonomi baru adalah papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari perusahaan yang menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan/atau jasa yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, serta memiliki kemanfaatan sosial dan memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi.

Baca juga: Mengenal Papan Ekonomi Baru yang Bakal Diluncurkan BEI Pekan Depan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+