Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Strategi IndiHome Genjot Kinerja Perusahaan

Kompas.com - 01/12/2022, 12:02 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – IndiHome memperoleh anugerah Indonesia Best Brand Award (IBBA) dari Majalah SWA dan MARS. Anugerah ini diterima oleh E. Kurniawan, VP Marketing Management Telkom Indonesia di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Kurniawan mengatakan, penganugerahan tersebut berdasarkan survey diberikan sebagai hasil kinerja positif yang telah dikembangkan IndiHome. Seperti, membangun jaringan fiber optic bukan hanya di kota besar saja, tapi juga hingga wilayah terpencil di Indonesia.

“Bahkan, 10 pulau terluar Indonesia juga sudah ada jaringan fiber optiknya IndiHome. Dari pilihan paketnya, IndiHome sangat fleksibel menyesuaikan dengan kebutuhan internet pelanggan yang berbeda-beda,” kata Kurniawan.

Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik, Pertamina: Evaluasi Berkala

Dia memaparkan ada paket kecepatan 30 Mbps hingga 100 Mbps. Ada juga untuk masyarakat yang membutuhkan akses internet terbatas, melalui paket JITU (Paket Teruji dan Bermutu) kecepatan 30 Mbps dengan harga Rp 200.000-an.

Dari benefit yang diterima pelanggan, IndiHome juga menghadirkan konsep window of entertainment dengan menggandeng giant Over the Top (OTT) global dan lokal. Diantaranya Disney+ Hotstar, Netflix, Vision+, VIU, CATCHPLAY+, MOLA, Vidio, WeTV, Lionsgate Play dan HBO GO. Serta memiliki jumlah channel terbanyak hingga 238 yang memudahkan pelanggan menikmati tayangan yang dibutuhkan.

“Pelanggan yang ingin berlangganan IndiHome juga diberikan kemudahan tanpa harus beranjak dari tempat tinggalnya. Melalui aplikasi MyIndiHome maupun website Indihome.co.id, pelanggan sudah bisa daftar dan berlangganan IndiHome dengan praktis di mana saja,” lanjut dia.

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Per Gram, Simak Rinciannya

Kurniawan mengungkapkan, dalam menghadapi banyaknya permintaan akan kebutuhan jaringan internet, ia memastikan IndiHome memiliki kekuatan layanan yang prima dengan dukungan lebih dari 16.800 teknisi, 17.987 agent untuk berbagai tugas seperti Sales Force, Call center 147, hingga Social media @IndiHomeCare.

Selain itu, untuk memudahkan layanan lebih dari 9 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia, IndiHome menghadirkan 408 Plasa Telkom di seluruh Indonesia dan memiliki Smart Plasa lebih dari 187 titik di 59 Wilayah Telkom.

“Kami juga berperan aktif dalam pengembangakan masyarakat (empowering society) melalui berbagai komunitas di berbagai bidangnya,” kata dia.

Adapun strategi yang dilakukan IndiHome untuk mendorong kinerja, antara lain melalui strategi collaborative marketing dengan memaksimalkan digital tools dan distribusi publikasi yang masif, terencana dan terarah melalui berbagai jenis media yang saling terintegrasi.

“Mendapat anugerah Indonesia Best Brand Award ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga layanan IndiHome yang berkualitas. Memberikan layanan yang prima untuk mendukung segala aktivitas tanpa batas masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” jelas Kurniawan.

Baca juga: Tips untuk Anak Muda Hadapi Resesi Tahun Depan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

Whats New
Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Whats New
Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Whats New
Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Whats New
Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Whats New
Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Whats New
Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Whats New
Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Whats New
Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Whats New
Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Whats New
Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Whats New
Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Whats New
Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Whats New
Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+