Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kristianus Jimy Pratama
Peneliti Center for Law, Technology, RegTech & LegalTech Studies UGM

Alumnus Program Studi Magister Hukum Bisnis dan Kenegaraan FH UGM. Peneliti Center for Law, Technology, RegTech & LegalTech Studies UGM

"Sesak Napas" Perusahaan Rintisan

Kompas.com - 04/12/2022, 07:37 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KETIDAKPASTIAN ekonomi dan bayang-bayang resesi sebagai dampak ikutan pandemi Covid-19 dan invasi Rusia ke Ukraina telah menjelma sebagai ancaman serius bagi perekonomian negara-negara di dunia, termasuk di Indonesia. Hal itu setidaknya tergambar secara tidak langsung melalui keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 16-17 November 2022 yang kembali menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) menjadi 5,25 persen.

Tingkat suku bunga itu telah naik 100 bps (basis points) dari keputusan RDG Bank Indonesia pada 21-22 September 2022 yang berada pada angka 4,25 persen.

Keputusan RDG Bank Indonesia yang bersifat front loaded, pre-emptive, dan forward looking tersebut menunjukkan adanya keputusan bank sentral yang bersifat agresif untuk dapat menahan laju inflasi dan menurunkan ekspetasinya. Bank Indonesia sendiri merilis bahwa angka inflasi pada Oktober 2022 mencapai 5,71 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 5,95 persen, tetapi capaian tersebut terbilang tinggi dibandingkan periode Januari 2022 yang berada pada angka 2,18 persen.

Baca juga: BI 4 Kali Naikkan Suku Bunga, Ekonom Prediksi Kredit Tumbuh Lambat dan NPL Naik

Gelombang PHK

Tingginya angka inflasi itu pula yang diasumsikan kemudian oleh pelaku pasar sebagai biang keladi pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan rintisan. Setidaknya dalam kurun waktu November 2022 saja, terdapat tiga perusahaan rintisan yang melakukan PHK kepada pegawainya. 

Shopee Indonesia melakukan PHK gelombang ketiga pada 14 November 2022 disusul PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) melakukan hal serupa pada 1.300 orang atau 12 persen dari total pegawainya pada 18 November 2022. Sementara PT Ruang Raya Indonesia atau Ruangguru melakukan PHK pada ratusan karyawannya.

Baca juga: PHK 1.300 Karyawan, Berapa Penghematan Biaya yang Didapat GoTo?

CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, dan COO Ruangguru, Muhammad Iman Usman, dalam pernyataan mereka di media sosial menyebutkan bahwa rekrutmen berlebih pada dua tahun terakhir serta tingginya angka inflasi dan kenaikan suku bunga membuat iklim investasi di dunia memburuk secara signifikan. Itulah alasan yang melatarbelakangi dilakukannya PHK.

Baca juga: Gelombang PHK dan Resiliensi Ekonomi Indonesia

"Sesak napas" akut perusahaan rintisan

Pertanyaan yang muncul kemudian di benak saya adalah apakah alasan itu merupakan hal yang patut dimaklumi dalam ekosistem perusahaan rintisan nasional?

Pada alasan pertama terdapat fakta telah terjadinya rekrutmen pegawai secara berlebih. Terkait alasan ini dapat ditegaskan bahwa pada hakikatnya itu adalah sebuah tindakan keliru sejak semula dari para pelaku perusahaan rintisan.

Setidaknya hal ini didasarkan pada dua perspektif yaitu, perspektif teknologi dan perspektif tata kelola perusahaan. Dalam perspektif teknologi, pengembangan ekosistem perusahaan rintisan dilakukan dengan memperhatikan prinsip efisiensi dan penguatan pemanfaatan aspek artificial intelligence (AI) sebagai pijakan dasar.

Pelaksanaan rekrutmen berlebih pada prinsipnya telah sejak semula akan berimplikasi pada besarnya jumlah sumber daya manusia (SDM), baik yang bersifat konvensional ataupun telah memiliki kecakapan digital yang memadai untuk dapat berkoneksi langsung dengan AI ataupun aspek relevan lainnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat, Biaya, dan Cara Perpanjang SIM secara Online

Syarat, Biaya, dan Cara Perpanjang SIM secara Online

Whats New
BPJS Ketenagakerjaan Buka Seleksi 3 Jabatan Staf Komite, Ini Kualifikasinya

BPJS Ketenagakerjaan Buka Seleksi 3 Jabatan Staf Komite, Ini Kualifikasinya

Work Smart
Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Kemenhub: Eskalator dan Lift Tidak Dapat Difungsikan Secara Optimal

Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Kemenhub: Eskalator dan Lift Tidak Dapat Difungsikan Secara Optimal

Whats New
Kejaksaan Agung Ikut Awasi Proyek Jargas Subholding Gas Pertamina

Kejaksaan Agung Ikut Awasi Proyek Jargas Subholding Gas Pertamina

Whats New
Daftar PTN yang Dapat Diskon Tiket KA untuk Dosen, Alumni, dan Tenaga Kependidikan

Daftar PTN yang Dapat Diskon Tiket KA untuk Dosen, Alumni, dan Tenaga Kependidikan

Spend Smart
Masa Depan Digitalisasi Komunikasi Perusahaan dan Pemerintah

Masa Depan Digitalisasi Komunikasi Perusahaan dan Pemerintah

Whats New
Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Kemenhub Minta Maaf

Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Kemenhub Minta Maaf

Whats New
Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat, Sektor Properti Naik Paling Tinggi

Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat, Sektor Properti Naik Paling Tinggi

Earn Smart
6 Tips Terhindar dari Pembobolan Rekening

6 Tips Terhindar dari Pembobolan Rekening

Whats New
Pemerintah Minta Eksplorasi Migas di Aceh Terus Digenjot

Pemerintah Minta Eksplorasi Migas di Aceh Terus Digenjot

Rilis
Hati-hati Penipuan, Pendaftaran Kartu Prakerja Belum Dibuka dan Tak Akan Dipungut Biaya

Hati-hati Penipuan, Pendaftaran Kartu Prakerja Belum Dibuka dan Tak Akan Dipungut Biaya

Whats New
Ajak JCI Investasi di RI, Erick Thohir: Kita Membutuhkan Satu Sama Lain

Ajak JCI Investasi di RI, Erick Thohir: Kita Membutuhkan Satu Sama Lain

Whats New
Pengamat: Konversi Kewajiban Pemegang Polis Kresna Life Tak Beri Jaminan Pembayaran

Pengamat: Konversi Kewajiban Pemegang Polis Kresna Life Tak Beri Jaminan Pembayaran

Whats New
Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan 2023, Simak Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan 2023, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Kresna Life Tawarkan Skema Pembayaran, Pengamat: Tidak Ada Kisah Sukses dari Program Konversi

Kresna Life Tawarkan Skema Pembayaran, Pengamat: Tidak Ada Kisah Sukses dari Program Konversi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+