Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepulauan Widi Milik Indonesia, KKP: Tidak Boleh Diperjualbelikan!

Kompas.com - 06/12/2022, 07:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta PT Leadership Islands Indonesia (LII) sebagai pemegang izin pengelolaan Kepulauan Widi di Provinsi Maluku Utara mengurus izin pemanfaatan pengelolaan ruang laut. Hal ini termasuk di antaranya Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan Wahyu Muryadi mengatakan, PKKPRL merupakan persyaratan yang wajib dipenuhi pemanfaat saat akan melakukan kegiatan menetap di ruang laut baik yang ada di kawasan pesisir maupun pulau-pulau kecil.

"Berdasarkan data kami, pemanfaatan perairan Kepulauan Widi belum dilengkapi dengan izin PKKPRL," kata dia dalam siaran pers, dikutip Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Pengembang Kepulauan Widi Sebut Tujuan Lelang Hanya untuk Cari Investor

Ia menambahkan, setiap pelaku usaha yang melakukan pemanfaatan pulau-pulau kecil di luar kawasan hutan atau areal lainnya dan pemanfaatan perairan sekitarnya dalam rangka penanaman modal asing (PMA) wajib mengajukan izin kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Perizinan tersebut wajib dipenuhi oleh PMA," imbuh dia.

Wahyu menjelaskan, Kepulauan Widi adalah milik Indonesia yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

"Berdasarkan peraturan perundang-undangan, gugusan Kepulauan Widi tidak boleh dimiliki oleh orang asing dan tidak boleh diperjualbelikan. Apalagi 83 pulau-pulau kecil di Kepulauan Widi hampir seluruhnya merupakan kawasan hutan lindung dan perairannya masuk kawasan konservasi," terang dia.

Lebih lanjut, ia menerangkan, badan hukum asing hanya dapat diberikan Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB).

"Jadi prinsipnya hanya pemanfaatan saja dan itu pun dilaksanakan secara ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak bisa diperjualbelikan," jelas dia.

Wahyu mengungkapkan, KKP sudah mengkoordinasikan permasalahan ini dengan pemerintah daerah, Kemendagri, Badan Informasi dan Geospasial, serta Pushidrosal TNI AL.

"Hal tersebut dilakukan agar permasalahan ini dapat ditangani secara komprehensif," pungkas dia.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pulau-pulau di Kepulauan Widi disebut akan dilelang sebagaimana tertulis pada situs lelang asing Sotheby’s Concierge Auctions yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

Baca juga: Luhut Buka Suara soal Heboh Kepulauan Widi Dijual di Situs Asing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Permintaan Jokowi kepada Regulator dan Pelaku Jasa Keuangan Saat Pertemuan Tahunan IJK 2023

3 Permintaan Jokowi kepada Regulator dan Pelaku Jasa Keuangan Saat Pertemuan Tahunan IJK 2023

Whats New
Airlangga: Tahun Politik Jadi Vitamin Buat Pemulihan Ekonomi 2023

Airlangga: Tahun Politik Jadi Vitamin Buat Pemulihan Ekonomi 2023

Whats New
Target Investasi Rp 1.400 Triliun, Bahlil Minta Bantuan DPR

Target Investasi Rp 1.400 Triliun, Bahlil Minta Bantuan DPR

Whats New
Bangkit, IHSG Awal Sesi Kembali Masuki Zona 6.900

Bangkit, IHSG Awal Sesi Kembali Masuki Zona 6.900

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Harga Beras Mahal, Jokowi Instruksikan BUMN Pangan Tingkatkan Serapan

Harga Beras Mahal, Jokowi Instruksikan BUMN Pangan Tingkatkan Serapan

Whats New
Naik Rp 3.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 3.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Proyek Baterai Mobil Listrik dengan LG Terancam Mandek, Bos MIND ID Ungkap Penyebabnya

Proyek Baterai Mobil Listrik dengan LG Terancam Mandek, Bos MIND ID Ungkap Penyebabnya

Whats New
Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 5,31 Persen, Tertinggi Selama 8 Tahun Jokowi Jabat Presiden

Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 5,31 Persen, Tertinggi Selama 8 Tahun Jokowi Jabat Presiden

Whats New
Cara Bayar MRT Pakai DANA, Beli Tiket via Aplikasi MRT Jakarta

Cara Bayar MRT Pakai DANA, Beli Tiket via Aplikasi MRT Jakarta

Spend Smart
Kasus Manipulasi Saham Gautam Adani yang Jadi Sorotan Jokowi

Kasus Manipulasi Saham Gautam Adani yang Jadi Sorotan Jokowi

Whats New
Optimisme China Dorong Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen

Optimisme China Dorong Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen

Whats New
Minyakita Langka dan Mahal, Luhut Turun Tangan

Minyakita Langka dan Mahal, Luhut Turun Tangan

Whats New
IHSG Diproyeksi Masih Lesu, Cermati Saham-saham Ini

IHSG Diproyeksi Masih Lesu, Cermati Saham-saham Ini

Whats New
Investor Asing Catatkan Aksi Beli di Tengah Pelemahan IHSG, Ini Daftar Saham Paling Banyak Diborong

Investor Asing Catatkan Aksi Beli di Tengah Pelemahan IHSG, Ini Daftar Saham Paling Banyak Diborong

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+