Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/12/2022, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) masih belum dapat memastikan kapan rupiah digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC) akan diterbitkan.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, diharapkan proses penerbitan rupiah digital ini tidak memakan waktu yang lama. Pasalnya, penerbitan mata uang digital ini membutuhkan proses yang panjang.

"Sesiapnya, kalau belum siap kita tunggu. Mudah-mudahan tidak terlalu lama. Enggak berani janji. Lebih baik kita tidak over promise, nanti enggak under deliver kan enggak enak," ujarnya saat acara BIRAMA 2022 di Gedung Thamrin BI, Jakarta, Senin (5/11/2022).

Baca juga: Masih Dikaji, BI Bocorkan Cara Masyarakat Mendapatkan Rupiah Digital

Pada 30 November lalu, BI baru saja meluncurkan white paper rupiah digital yang berisikan desain (high level design) pengembangan rupiah digital. White paper ini menguraikan rumusan rupiah digital bagi Indonesia dengan mempertimbangkan asas manfaat dan risiko.

Kemudian untuk tahap selanjutnya, pada Semester I 2023 rencananya BI akan meluncurkan consultative paper rupiah digital. Melalui paper ini, BI meminta masukan dari industri, akademisi, media, hingga pemerintah.

"Apa artinya sebuah kebijakan kalau industrinya tidak melakukan sehingga kita selalu bekerja sama (dengan pihak lain)," kata dia.

Pengembangan rupiah digital sendiri memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk kerja sama dengan bank sentral lain dan lembaga internasional.

Pasalnya, perkembangan mata uang digital bank sentral di masa depan bukanlah pilihan, melainkan keniscayaan. Untuk itu, BI masih perlu melakukan eksplorasi dan uji coba untuk mengantisipasi perkembangan mata uang digital di masa depan.

Baca juga: Terbitkan Buku Putih Rupiah Digital, Gubernur BI: Kami Namakan Proyek Garuda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+