Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut: Indonesia Sekarang Sangat Diminati Para Investor dari Berbagai Negara

Kompas.com - 07/12/2022, 06:10 WIB
Ade Miranti Karunia,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal bahwa salah satu perusahaan besar yang berada di Amerika Serikat (AS) kini telah mencapai negosiasi tahap akhir dengan Pemerintah Indonesia untuk berinvestasi di Tanah Air.

Namun Luhut tidak dapat menyebutkan nama perusahaan tersebut karena sudah ada perjanjian yang telah disepakati.

"Mungkin sebentar lagi, perusahaan dari Amerika Serikat seperti Ford atau yang lain, saya tidak dapat menyebutnya (nama perusahaan itu) karena mereka perusahaan yang sangat antik. Kita sekarang sudah mencapai tahap akhir negosiasi," katanya dalam US-Indonesia Investment Summit, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Luhut Beberkan Keberhasilan RI Selama Bergabung 4 Tahun di AIS Forum

Dengan adanya kedua perusahaan besar asal Negeri Paman Sam tersebut, lanjut Luhut, menunjukkan bahwa Indonesia kini menjadi negara menarik untuk berinvestasi.

"Saya ingin menunjukkan kepada Anda bahwa Indonesia sekarang sangat diminati para investor dari berbagai negara," ucapnya.

Kemudian, mantan Menko Polhukam ini pun bilang kawasan industri di Morowali, Sulawesi Tengah, kini sudah ada sekitar 8 miliar dollar AS yang berinvestasi dan ekspor mencapai 11 miliar dollar AS.

Di kawasan industri itu pula, terjadi penyerapan tenaga kerja sebanyak 70.000-80.000 orang.

"Dulu banyak pekerja China, sekarang semakin berkurang karena kita sudah berdiri Politeknik, lalu kita latih orang lokal. Sekarang semakin banyak saja penduduk lokal yang bekerja di perusahaan sana (Morowali)," tutur Luhut.

Baca juga: Luhut Minta Kementerian dan Lembaga Berpikir Out of The Box Promosikan Pariwisata RI

Dalam pemberitaan sebelumnya, perusahaan kendaraan listrik asal AS, Tesla Inc, digadang-gadang ingin mendirikan pabrik di Indonesia.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, pemerintah dan Tesla masih membahas rencana investasi tersebut.

"Tesla masih berproses lah. Tentunya masih ada hal-hal yang enggak bisa kita disclose ya. Kan ada non-disclosure agreement (NDA) juga dengan pihak Tesla," ucapnya ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Namun, Jodi memberikan kepastian bahwa perusahaan otomotif milik Elon Musk ini akan tetap berinvestasi ke Indonesia melalui rantai pasoknya. Selain Tesla, Jodi mengatakan perusahaan otomotif lainnya yakni Hyundai dan Ford justru sudah dipastikan akan membangun pabriknya di kawasan industri di Indonesia.

Baca juga: Luhut Wanti-wanti Negara Lain Tidak Mendikte Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com