Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BI Bantah Tolak Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti

Kompas.com - 08/12/2022, 12:40 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus mendukung penerapan sistem pembayaran tanpa sentuh multi lane free flow (MLFF) di gerbang tol. Pasalnya beberapa waktu lalu, BI sempat disebut menolak penerapan sistem MLFF.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, dukungan BI ini dilakukan dalam pengembangan model bisnis dan strategi implementasi pembayaran MLFF.

Dalam hal ini, BI terus mengarahkan sistem pembayaran MLFF sejalan dengan prinsip non-eksklusif, interkoneksi dan interoperabilitas, menjangkau seluruh user, serta cepat, mudah, murah, aman, dan handal atau disingkat cemumuah.

Baca juga: Benarkah BI Tolak Sistem Bayar Tol Nirsentuh MLFF? Menteri PUPR: Bukan Ditolak, tapi Diarahkan Tak Boleh Eksklusif

"BI bersama stakeholders terkait antara lain perwakilan industri SP (sistem pembayaran) dan jalan tol mendukung penerapan SP tanpa sentuh MLFF di gerbang tol yang diinisiasi Kementerian PUPR," ujarnya kepada Kompas.com, dikuti Kamis (8/12/2022).

Dia mengungkapkan, saat ini progres MLFF masih pada tahap penyempurnaan model bisnis, termasuk aspek pembayaran yang dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Pelaksana (BUP) MLFF terpilih.

Dalam prosesnya, BI secara berkelanjutan memfasilitasi dan mengevaluasi model pembayaran tersebut agar sesuai prinsip sistem pembayaran dan ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme perizinan dan persetujuan apabila dibutuhkan.

Kendati demikian, dia menegaskan, pemilihan dan penetapan teknologi, BUP, dan model bisnis non-sistem pembayaran pada MLFF secara keseluruhan merupakan kewenangan Kementerian PUPR.

Baca juga: Mengenal Apa Itu MLFF, Transaksi Bayar Tol Tanpa Harus Berhenti

"Bank Indonesia sebagai otoritas SP terutama fokus pada kelancaran SP di jalan tol dengan penerapan MLFF, antara lain agar model bisnis pembayaran MLFF sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sejalan dengan prinsip SP, dan tetap mengedepankan perlindungan konsumen," jelasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPR Andre Rosiade mengkritik penerapan sistem pembayaran tanpa sentuh atau multi lane free flow (MLFF) bagi pengguna jalan tol.

Menurut Andre, penerapan sistem MLFF itu ditolak para asosiasi pengusaha jalan tol dan BI.

"Perlu kajian mendalam MLFF karena ada penolakan dari BI (Bank Indonesia) dari data yang saya dapat, kedua, seluruh asosiasi pengusaha jalan tol juga menolak karena apa, karena ada fungsi lost yang akan besar pertanyaannya siapa yang akan bertanggung jawab," kata Andre dalam rapat kerja Komisi V dengan Kementerian PUPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Meski demikian, Andre memahami tujuan sistem MLFF ini agar transaksi di jalan tol lebih mudah dan dapat mengurangi kemacetan. Namun, ia berharap Kementerian PUPR dapat melakukan kajian lebih lanjut terkait sistem tersebut.

"Jangan sampai kita jadi kelinci percobaan dimana teknologi belum proven," ujarnya.

Baca juga: Tiang Sensor Pembayaran Tol Nirsentuh Mulai Dipasang, Ini Jadwal Uji Coba Sistem MLFF

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+