Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Kedelai Masih Mahal, Zulhas Minta Bulog Impor 350.000 Ton dari AS

Kompas.com - 08/12/2022, 12:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan, pihaknya telah meminta Perum Bulog untuk mengimpor kedelai sebanyak 350.000 ton dari AS.

Kedelai impor ini, dijelaskan dia, akan dibeli dengan harga Rp 11.000-Rp 12.000 per kilogram dan akan dijual dengan harga Rp 10.000-Rp 11.000 per kilogram ke konsumen.

Menurut Zulhas, siasat ini untuk mengurangi dampaknya harga kedelai yang mahal.

"Kedelai memang naik tapi sebentar lagi turun, kita sudah perintahkan Bulog untuk impor dari AS 350.000 ton. Nah pemerintah akan memberikan subsidi Rp 1.000 per kilogram untuk menutup selisih harga. Belinya Rp 12.000 nanti dijual Rp 11.000 dikurangi Rp 1.000. Kalau beli Rp 11.000 yah jualnya Rp 10.000," ujarnya saat meninjau kebutuhan pokok di ritel Hypermart Puri Indah Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Baca juga: Stok Kedelai Langka, Harga Tahu Tempe Melejit

Zulhas juga mengatakan, naiknya harga kedelai seiring dengan tren komoditas pangan dunia yang meningkat.

Sementara itu Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai harga kedelai akan turun jika negara penghasil kedelai berkualitas masuk ke musim panen. Hal ini pun membuat stok aman sehingga jika ada permintaan stok lagi tidak terlalu sulit mendapatkannya.

"Ini kan sebentar lagi panen nih di luar (negeri). Ketika di luar akan panen harga akan berangsur turun jadi semua importir nunggu harga turun sehingga stok dia aman," imbuh Arief.

Walau demikian, Arief menambahkan, pihaknya tetap akan duduk bersama dan saling berkoordinasi baik dari pemerintah hingga asosiasi perajin tempe tahu untuk mencari jalan keluar apa yang cocok ketika harga kedelai tetap tinggi.

"Iya termasuk membahas subsidi apakah dilanjut apa tidak. Kita akan duduk bersama. Pak Mendag (Zulhas) juga bilang akan duduk bersama," pungkas dia.

Mengutip dari info panel harga Badan Pangan Nasional, harga kedelai biji kering (impor) per tanggal 1 Desember 2022 dibanderol Rp 14.480 per kilogram.

Keesokan harinya harga kedelai naik menjadi Rp 14.530 per kilogram. Hingga per 8 Desember 2022 dibanderol menjadi Rp 14.850 per kilogram.

Baca juga: Komisi IV DPR Endus Dugaan Kartel Impor Kedelai di Bulog

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

Whats New
Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Whats New
Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Whats New
Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Whats New
Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Whats New
Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Whats New
Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Whats New
Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Whats New
Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Whats New
Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Whats New
Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Whats New
Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Whats New
Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Whats New
Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+