Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Reformasi Birokrasi Tematik Diyakini Genjot Investasi

Kompas.com - 08/12/2022, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas menyakini reformasi birokrasi tematik bisa menggenjot investasi tahun depan.

Oleh karena itu, ia optimis Indonesia akan berdiri tangguh menghadapi ancaman resesi global 2023, dengan gotong-royong lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Berdasarkan hasil survei Bloomberg kata Anas, potensi resesi Indonesia hanya sekitar 3 persen. Sementara Australia dan China punya potensi sekitar 20 persen. Menurutnya, kunci ketangguhan Indonesia adalah berkat orkestrasi kuat arahan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Menpan-RB: Reformasi Birokrasi Bukan Tumpukan Kertas

"Orkestrasi dari Pak Presiden ini sangat oke, misalnya yang urus inflasi itu bukan hanya menteri-menteri bidang ekonomi, tapi melibatkan menteri lain seperti misalnya Menteri Dalam Negeri dan Menteri PANRB," katanya saat menjadi pembicara dalam The 17th Annual MarkPlus Conference 2023 di Jakarta, Kamis (8/11/2022).

"Kalau kita lihat, proyeksinya ini berbagai negara berat karena kondisi ekonomi dunia tidak menentu tetapi ada optimismenya karena negara kita berhasil menangani pandemi dengan baik," sambung Anas.

Kemenpan-RB mengklaim turut ambil andil dalam menjaga ketahanan ekonomi lewat terobosan reformasi birokrasi tematik. Ada empat fokus yang didorong terhadap reformasi birokrasi tematik, salah satunya adalah peningkatan investasi.

Melalui reformasi birokrasi tematik peningkatan investasi, peningkatan investasi diterapkan untuk meningkatkan competitiveness index sehingga diharapkan dapat melipatgandakan investasi.

Baca juga: Menpan-RB: Ada KKN dalam Rekrutmen Tenaga Honorer


Mulai awal 2023, indeks reformasi birokrasi di tiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah juga dinilai dengan memasukkan indikator peningkatan investasi.

Pada kesempatan yang sama Founder dan Chairman M Corp Hermawan Kartajaya mengungkapkan kesiapan industri dan para marketers menyambut 2023. Dia bilang, Indonesia punya peluang menggenjot konsumsi produk dalam negeri lewat momen Presidensi G20, Keketuaan ASEAN 2023, serta pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024.

"Intinya kita sambut 2023 ini dengan optimisme tapi jangan ngawur. 2023 kita bisa manfaatkan keketuan ASEAN untuk mendorong ekonomi Indonesia, juga lewat Pemilu 2024 yang bisa jadi peluang untuk meningkatkan konsumsi produk-produk dalam negeri," ungkapnya.

Baca juga: Menpan-RB Siapkan Skenario Pemindahan ASN ke IKN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+