Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER MONEY] Formasi Prioritas Seleksi CPNS 2023 | Modal dan Syarat Buka "Franchise" Mixue

Kompas.com - 30/12/2022, 07:50 WIB
Aprillia Ika

Penulis

1. Seleksi CPNS Kembali Dibuka di 2023, Ini Formasi yang Menjadi Prioritas

Pemerintah memastikan akan kembali membuka rekrutmen penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) di tahun 2023, termasuk seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Disadur dari laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), seleksi CPNS tahun 2023 diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan profesi tertentu seperti hakim, jaksa, dosen, serta tenaga teknis tertentu lainnya termasuk talenta digital serta jabatan pelaksana prioritas.

Selain seleksi CPNS, pemerintah juga membuka rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tahun depan. Seleksi PPPK tahun 2023 akan difokuskan pada pemenuhan tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya.

Selengkapnya klik di sini

2. Cara Cek Kelulusan Pengumuman Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan 2022

Kelulusan seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan (Nakes) tahun 2022 telah diumumkan sejak 28 Desember hingga hari ini (29/12/2022).

Pengumuman hasil seleksi PPPK Tenaga Kesehatan dapat dilihat melalui akun masing-masing peserta dengan mengakses laman sscasn.bkn.go.id atau portal SSCASN.

Berikut cara cek kelulusan pengumuman seleksi PPPK Tenaga Kesehatan.

Buka portal SSCASN dengan alamat https://sscasn.bkn.go.id/ Klik menu Login Masukkan NIK dan password peserta yang didaftarkan sebelum mengikuti tes Klik menu Masuk Notifikasi kelulusan akan muncul di dashboard akun peserta.

Selengkapnya klik di sini

3. Rusia Bakal Larang Ekspor Minyak Ke Negara G7, Ini Dampaknya ke RI

Presiden Rusia Vladimir Putin berencana untuk untuk melarang ekspor minyak mentah ke negara G-7 mulai 1 Februari 2023. Hal ini merespon upaya G7 untuk membatasi harga jual minyak Rusia.

Menurut Direktur Celios Bhima Yudhistira, porsi impor minyak dari Rusia sudah menyusut jauh dari 2021 sebesar 24,8 persen menjadi 14,4 persen. Tetapi keputusan Rusia melarang ekspor minyak akan membuat Eropa kehilangan 14,4 persen, dan itu jumlah yang signifikan untuk membuat Eropa krisis energi di musim dingin.

“Indonesia harus bersiap hadapi fluktuasi harga minyak mentah, yang sebelumnya diperkirakan mulai rendah bisa berbalik arah meningkat awal tahun depan," katanya.

Selengkapnya klik di sini

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com