Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hengkang dari Disney, Bob Chapek Bakal Kantongi Pesangon Rp 304 Miliar

Kompas.com - 18/01/2023, 12:00 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

Sumber CNN

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Chief Executive Officer (CEO) Walt Disney Bob Chapek akan menerima pesangon besar usai keluar dari perusahaan yang bergerak di bidang hiburan tersebut.

Bob Chapek bakal menerima pesangaon mencapai 20 juta dollar AS atau senilai Rp 304 miliar (kurs Rp 15.200 per dollar AS).

Disney menyebut Bob Chapek memenuhi syarat untuk membawa pulang jumlah pembayaran pesangon tersebut.

Baca juga: Survei Nielsen: Vidio, Disney Hotstar, dan Netflix Paling Banyak Diakses di Mobile Streaming

Dilansiri dari CNN, jumlah pesangon tersebut tidak termasuk 24 juta dollar AS atau senilai Rp 365,8 miliar yang dihasilkan tahun lalu.

Bob Chapek menerima uang tersebut dari gaji pokok sebesar 2,5 juta dollar AS atau setara Rp 38 miliar ditambah dengan saham dan penghargaan yang didapatkan.

Bob Chapek telah mengambil alih Disney sejak Februari 2020 menggantikan CEO lamanya Bob Iger yang pensiun. Namun ia digulingkan perusahaan pada November 2022 setelah sempat memimpin selama dua tahun.

Untuk mengisi kekosongan, Disney menarik kembali CEO lamanya Bob Iger untuk kembali ke posisinya dahulu.

Baca juga: Pelanggan Disney+ Melonjak 12 Juta dalam 3 Bulan tapi Masih Rugi Besar


Dalam pernyataannya disebutkan, dewan menganggap Bob Chapek bukan lagi orang yang tepat untuk menjabat sebagai CEO. Padahal pada Juni 2022, dewan sempat memperpanjang masa jabatan Chapek selama 3 tahun ke depan.

"Perkembangan dan perubahan signifikan dalam lingkungan ekonomi makro yang lebih luas selama periode ini menginformasikan bagaimana dewan memandang pemimpin yang tepat mengingat dinamika industri dan pasar yang berkembang pesat," kata dewan perusahaan seperti dikutip dari CNN, Rabu (18/1/2023).

Dalam beberapa tahun di bawah kepemimpinan Chapek, Disney mengalami masa-masa penuh gejolak. Bisnis streaming-nya kehilangan 1,5 miliar dollar AS atau setara Rp 22,8 triliun pada kuartal keempat 2022.

Baca juga: Kepala Otorita Gambarkan IKN, Kota Cerdas yang Ada Tol Bawah Laut hingga Disney Park

Tidak hanya itu, jaringan media Disney juga sedang berjuang karena peralihan model layanan televisi menggunakan internet, hingga saluran yang dulu menguntungkan seperti ESPN kehilangan penontonnya.

Persoalan ESPN ini menjadi berita utama pada Agustus 2022. Pada saat itu, CEO Third Point Dan Loeb menyarankan agar bisnis ESPN diserahkan kepada pemegang saham dengan beban utang yang sesuai. Tak hanya itu, Analis Wells Fargo juga meminta Disney untuk melepas ESPN pada Desember 2022.

Baca juga: Jewel Changi Singapura Gelar Festival Bertema Disney, Ini 3 Aktivitasnya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber CNN


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com