Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sepanjang Tahun 2022 Realisasi Investasi Hulu Migas Tak Capai Target

Kompas.com - 18/01/2023, 20:00 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat realisasi investasi hulu migas 2022 mencapai 12,3 miliar dollar AS yang setara dengan Rp 182 triliun (Kurs Rp 15.000 per dollar AS).

Namun, nilai investasi ini tidak mencapai yang target investasi hulu migas yang ditetapkan di tahun 2022, sebesar 13,2 miliar dollar AS.

"Ada banyak kendala yang kita hadapi, seperti kondisi pandemi Covid-19. Sehingga belum bisa full ke lapangan," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto di Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Baca juga: SKK Migas Fokus Penuhi Pasokan Gas untuk Industri Pupuk

Walau tidak mencapai target, Dwi mengungkapkan, nilai tersebut lebih tinggi jika dibandingkan realisasi investasi di tahun 2021 sebesar 10,9 miliar dollar AS, atau tumbuh 113 persen dari target.

"Capaian investasi 2022 melampaui investasi hulu migas sebelum pandemi Covid-19 di tahun 2019 yang tercatat sebesar 11,7 miliar dollar AS," ungkap Dwi.

Baca juga: Untuk Capai Target Lifting Migas, SKK Migas Butuh Investasi Rp 2.400 Triliun


Adapun kinerja investasi hulu migas nasional di tahun 2022 mengalami kenaikan 13 persen dibandingkan tahun lalu juga tercatat lebih baik dibandingkan rata-rata kenaikan investasi global yang hanya naik sebesar 5 persen.

“Realisasi investasi hulu migas tahun 2022 yang merupakan tertinggi dalam 7 tahun terakhir sejak 2016 menunjukkan upaya meningkatkan iklim investasi sektor hulu migas telah menunjukkan kemajuan dan peningkatan daya saing yang signifikan," lanjut Dwi.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com