Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank BTPN Telah Salurkan Pembiayaan "Hijau" Senilai Rp 6,7 Triliun

Kompas.com - 25/01/2023, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank BTPN Tbk telah menyalurkan kredit sekitar Rp 6,7 triliun hingga September 2022 untuk membiayai sektor-sektor usaha yang berkelanjutan.

Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar mengatakan, penyaluran kredit itu merupakan upaya perseroan untuk mengembangkan ekonomi hijau sesuai dengan agenda pemerintah melalui pembiayaan sektor-sektor ramah lingkungan.

"Komitmen kami hingga September 2022, kami telah menyalurkan hampir Rp 6,7 triliun untuk membiayai berbagai kegiatan bisnis berkelanjutan seperti yang ditetapkan oleh POJK 51," ujarnya saat media gathering di Blue Jasmine Resto, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: BTPN dan SMBC Beri Pembiayaan Hijau Rp 1,4 Triliun ke PLN

Dia merincikan dana kredit itu disalurkan untuk energi terbarukan sebesar Rp 1,97 triliun dan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan sebesar Rp 3,1 triliun.

Kemudian disalurkan juga untuk mebiayai transportasi ramah lingkungan sebesar Rp 340 miliar dan untuk properti hijau sebesar Rp 760 miliar.

"Ini merupakan suatu gambaran dari komitmen berkelanjutan Bank BTPN dalam mendukung program pemerintah kita maupun juga secara global tentang concern terhadap lingkungan yang perlu kita pertahankan ekosistem tersebut," ucapnya.

Baca juga: Perluas Segmen Nasabah Jadi Strategi BTPN Hadapi Potensi Resesi di 2023


BTPN juga telah menyalurkan pembiayaan hijau senilai 93,75 juta dollar AS, atau Rp 1,46 triliun kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), untuk mendukung aktivitas PLN dalam melakukan transisi energi menuju energi terbarukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan.

Selain itu, perseroan juga menyalurkan fasilitas pinjaman kepada PT Kepland Investama sebesar Rp 1,06 triliun untuk pembiayaan pembangunan properti yang ramah lingkungan.

"Ini merupakan suatu value proposition juga dari BTPN bagi nasabah kami yang tertarik untuk mendapatkan pembiayaan untuk properti yang kita sebut dengan industri pembangunan infrastruktur yang berinovasi dengan green energy," tuturnya.

Baca juga: Tumbuh 18 Persen, Laba Bersih Bank BTPN Capai Rp 2,41 Triliun hingga Kuartal III 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+