Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Ditutup Menguat, Top Gainers LQ45 Dipenuhi Saham Batu Bara

Kompas.com - 07/02/2023, 16:00 WIB
Rully R. Ramli,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (7/2/2023) ditutup menguat. Sepanjang hari ini, indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) melenggang di zona hijau.

Melansir data RTI, indeks saham nasional pada hari ini bergerak cenderung menguat pada rentang 6.886,50-6.946,23. IHSG ditutup menguat 61,51 poin atau 0,89 persen ke 6.935,30.

Statistik menunjukan 272 saham menguat, 245 saham melemah, dan 208 saham stagnan. Adapun nilai transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai Rp 10,82 triliun, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 22,55 miliar saham.

Baca juga: IHSG Parkir di Zona Hijau, Saham Batu Bara Melesat

Data BEI menunjukan 8 dari 11 indeks sektoral menguat, dengan sektor energi mencatat kenaikan paling tinggi, yakni sebesar 3,03 persen. Di sisi lain, sektor infrastruktur terkoreksi paling dalam, yakni sebesar 0,59 persen.

Saham Indo Tambangraya (ITMG) menguat 7,67 persen ke posisi Rp 36.500 dan menjadi top gainer dalam indeks LQ45, diikuti Bukit Asam (PTBA) menguat 6,44 persen ke Rp 3.470, dan Indika Energy (INDY) menguat 5,36 persen ke Rp 2.360.

Baca juga: Bangkit, IHSG Awal Sesi Kembali Masuki Zona 6.900

Sementara itu, saham Bank Jago (ARTO) menjadi top loser dalam indeks yang sama, dengan koreksi sebesar 4,41 persen ke Rp 3.470. Mengekor, saham Telkom Indonesia (TLKM) terkoreksi 2,06 persen ke Rp 3.800 dan Indocement Tunggal (MDKA) turun 1,82 persen ke Rp 10.775.

Adapun bursa regional Asia variatif atau mixed, di mana indeks Nikkei melemah 0,03 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,36 persen, Shanghai Komposit naik 0,29 persen, dan Straits Times terkoreksi 0,22 persen.

Baca juga: Food Station: Harga Beras Sudah Mulai Turun

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turun Rp 8.000, Simak Detail Harga Antam 14 Juni 2024

Turun Rp 8.000, Simak Detail Harga Antam 14 Juni 2024

Spend Smart
Nomor Call Center Bank DKI, Bebas Pulsa?

Nomor Call Center Bank DKI, Bebas Pulsa?

Spend Smart
Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah Masih Lesu

Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah Masih Lesu

Whats New
Pilih 'Kawinkan' EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Pilih "Kawinkan" EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Whats New
Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Whats New
Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Whats New
IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Whats New
Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Whats New
Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Whats New
Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Whats New
Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Whats New
OJK: Premi Asuransi 'Unitlink' Masih Alami Kontraksi

OJK: Premi Asuransi "Unitlink" Masih Alami Kontraksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

Whats New
Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com