Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Kompas.com - 07/02/2023, 20:10 WIB
Elsa Catriana,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) akan menyalurkan minyak goreng curah merk Minyakita sebanyak 500 ton di pulau Jawa.

Penyaluran Minyakita ini dilakukan menyusul ditemukannya produk Minyakita sebanyak 500 ton di gudang milik PT Bina Karya Prima (BKP) di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Produk tersebut tidak disalurkan dengan alasan perusahaan BKP belum mendapatkan Domestic Market Obligation (DMO). Padahal produksinya dilakukan sejak Desember 2022 yang lalu.

Baca juga: Strategi Luhut untuk Atasi Kelangkaan Minyakita

“Tentu nanti ada Satgas yang menangani ini, yang penting persoalannya nanti diurus sama Satgas pangan. Tetapi barang (yang tersimpan) ini bisa (distribusikan dulu untuk) memenuhi di pasar Jawa,” ujar Mendag Zulhas saat peninjauan di Marunda, Jakarta Selasa, (7/2/2023).

"Saya minta barangnya habiskan dulu. Agar dikirim dulu ke pasar untuk memenuhi pasar. Soal benar atau salah, nanti. Kan kita baru bertemu hari ini," sambung Zulhas.

Mendag Zulhas menuturkan, jika produk Minyakita sudah tercukupi di pulau Jawa, penyalurannya akan dilanjutkan di pulau Sumatera.

"Jadi 3 hari saya kira bisa kelar sehingga di Jawa dulu aja karena paling banyak (yang membutuhkan). Jangan di pasar modern, ini untuk di pasar-pasar tradisional yang ada di Jawa. kalau masih lebih ya ke Sumatera tapi kalau belum bisa (mencukupi jawa) fokus di Jawa aja dulu tapi di pasar-pasar," ujar Mendag Zulhas.

Baca juga: Pengusaha Warteg Tak Berani Naikkan Harga Makanan Meski MinyaKita Langka dan Mahal

Diberitakan sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) tak menampik bahwa minyak goreng merk Minyakita langka.

Menurut dia kelangkaan tersebut terjadi lantaran banyak konsumen yang berebut sehingga stoknya menipis.

"Minyak goreng yang dijamin pemerintah itu, repotnya semua orang nyari minyak goreng itu Minyakita, sehingga kan berebut. Tentu karena rebutan stoknya jadi sedikit," ujarnya di Jakarta, Minggu (29/1/2023).

Baca juga: MinyaKita Langka, Pengusaha Warteg Terpaksa Kembali ke Minyak Goreng Curah

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com