Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bunga 5 Persen Tetap, Simak Syarat dan Cara Mengajukan KPR Tapera BTN

Kompas.com - 10/02/2023, 14:07 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memiliki tiga produk kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi, salah satunya KPR Tapera BTN.

KPR Tapera BTN merupakan program kerjasama Bank BTN dan BP tapera yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang saat ini khusus hanya bagi PNS peserta Tapera untuk pembelian rumah pertama.

Untuk produk KPR Tapera ini, BTN menawarkan bunga 5 persen tetap, tenor panjang hingga 30 tahun, dan uang muka (down payment/DP) 0 persen.

BTN menargetkan penyaluran KPR FLPP dan Tapera di 2023 sebanyak 182.250 unit senilai Rp 27,337 triliun dengan asumsi harga per satu unit rumah sebesar Rp 150 juta.

Baca juga: Apakah Saat Ini Tepat Ajukan Kredit dan KPR? Ekonom BCA: Kesempatan, Selagi Bunga Belum Naik

Dari jumlah target Bank BTN tersebut untuk pembiayaan Tapera diharapkan bisa mencapai 6.250 unit atau sekitar 62,5 persen dari target penyaluran KPR Tapera sebanyak 10.000 unit di tahun 2023.

Lantas apa saja syarat dan cara mengajukan KPR Tapera BTN? Simak penjelasan berikut ini.

Baca juga: KPR FLPP 2023, Ada Kuota 220.000 Unit Rumah

1. Syarat Pengajuan KPR Tapera BTN

Dikutip dari laman resmi BTN, persyaratan pemohon untuk pengajuan KPR Tapera BTN yaitu:

- Warga Negara Indonesia (WNI).

- Berusia minimal 20 tahun atau sudah menikah.

- Terdaftar sebagai peserta Tapera.

- Mengisi Sitara di laman sitara.tapera.go.id

- Berpenghasilan maksimal Rp 8 juta, khusus Papua dan Papua Barat Rp 10 juta.

- Pemohon dan pasangan tidak memiliki rumah.

- Belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah.

- Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

- Memiliki Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi.

- NIK terdaftar di Dukcapil.

Baca juga: BTN Bidik Pasar KPR Segmen Menengah Atas


Sementara untuk persyaratan dokumen untuk pengajuan KPR Tapera BTN yaitu:

- KTP pemohon dan pasangan bagi yang telah menikah.

- Kartu Keluarga (KK).

- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

- Buku atau Akta Nikah bagi yang telah menikah atau Surat atau Akta Cerai bagi yang telah bercerai.

- Slip gaji 3 bulan terakhir.

Halaman:


Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com