Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelindo Kaji TPK Sorong Jadi Pusat Aktivitas Peti Kemas Indonesia Timur

Kompas.com - 14/02/2023, 18:49 WIB
Achmad Faizal,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - PT Pelindo Terminal Petikemas menyiapkan kajian mengenai kemungkinan menjadikan Terminal Peti Kemas (TPK) Sorong sebagai pusat aktivitas (hub) peti kemas di wilayah Indonesia Timur.

Penyiapan TPK Sorong disebut sebagai salah satu upaya perseroan dalam mendukung efektivitas distribusi logistik.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan, penyiapan TPK Sorong sebagai pusat aktivitas peti kemas dapat mendorong efektifitas pengiriman ke wilayah Indonesia Timur.

Selama ini beberapa perusahaan pelayaran masih menggunakan kapal-kapal berkapasitas 600-1.000 teus untuk pengiriman peti kemas.

"Kapal tersebut harus singgah di beberapa pelabuhan sebelum akhirnya tiba di pelabuhan tujuan akhir," kata Widyaswendra melalui keterangan resmi, Selasa (14/2/2023).

Baca juga: Gara-gara Perang Rusia-Ukraina, Arus Peti Kemas Luar Negeri Sepanjang 2022 Melambat

Dengan adanya terminal peti kemas yang berfungsi sebagai pusat aktivitas, diharapkan pengiriman peti kemas dapat dilakukan dengan kapal dengan ukuran yang lebih besar.

"Ada lebih dari satu perusahaan pelayaran yang memiliki jangkauan hingga ke Indonesia Timur, kami dorong untuk dapat berkolaborasi. Peti kemas dari Jakarta atau Surabaya diangkut dengan kapal kapasitas 1.500-3.000 teus sampai ke TPK Sorong, setelah itu didistribusikan ke pelabuhan lain yang dalam jangkauan dengan kapal berukuran lebih kecil," ujar Widyaswendra.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2022, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 1,08 Persen

Konsep tersebut dinilai dapat memberikan dampak pada efisiensi biaya pengiriman peti kemas.

"Potensi arus peti kemas ketika TPK Sorong nantinya sekitar 243.000 teus. Saat ini kami sedang dalam proses kajian yang lebih menyeluruh, termasuk juga melibatkan para pengguna jasa," katanya.

Kajian tersebut meliputi analisa rute eksisting yang saat ini menjadi jalur kapal peti kemas, analisa kawasan pendukung dan penyangga (hinterland), analisa mengenai konsolidasi muatan, juga mengenai desain rute baru yang diusulkan.

Arus peti kemas di TPK Sorong sendiri pada periode tahun 2022 lalu tercatat sebanyak 48.048 teus.

Beberapa pelabuhan yang masuk dalam jangkauan terdekat seperti TPK Jayapura sebanyak 95.431 teus, Pelabuhan Nabire 31.138 teus, Pelabuhan Bintuni 11.100 teus, Pelabuhan Manokwari 40.982 teus, Pelabuhan Biak sebanyak 13.376 teus. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com